USI dan Djarot Saiful Hidayat Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Djarot Saiful Hidayat saat memberikan pemaparan.

Siantar, Lintangnews.com | Anggota DPR RI sekaligus Anggota Badan Pengkajian MPR RI, Djarot Saiful Hidayat bekerja sama dengan Universitas Simalungun (USI) menyelenggarakan sosialisasi ‘4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara’.

Bertempat di Aula Sekolah Pascasarjana USI, sosialisasi diikuti oleh civitas akademika USI yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan pegawai, Sabtu (25/9/2021).

Dikarenakan masih dalam kondisi pandemi, kegiatan dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) dan peserta yang terbatas.

Acara dibuka oleh Corry Purba selaku Rektor USI, dalam sambutannya menyampaikan, materi sosialisasi itu sangat penting. Terlebih di tengah-tengah perkembangan demokrasi Indonesia yang dinamis.

Corry berharap, peserta dapat mengikuti acara dengan serius dan mendapatkan sesuatu yang penting. Tidak lupa, Rektor menyematkan Gotong dan Ulos Suri-suri sebagai ungkapan selamat datang di USI.

Pada sesi paparan, Djarot menyampaikan, 4 pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan tiang penyangga yang penting di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dijelaskan, Pancasila merupakan nilai yang digali dari kehidupan bangsa Indonesia, ada nilai Ketuhanan yang mewujudkan kehidupan berkemanusiaan yang adil dan beradab di Indonesia.

“Di samping itu terdapat nilai-nilai baik dan berkembang hingga saat ini seperti gotong-royong dan toleransi di antara umat beragama,” terangnya.

Namun, sambung Djarot, banyak nilai-nilai yang mulai bergeser dari kehidupan sosial bangsa. Berbagai aspek menjadi penyebabnya, salah satunya pengaruh berbagai budaya luar yang tidak semuanya mengandung nilai positif.

Hal itu sangat memungkinkan terjadi mengingat posisi geografis Indonesia yang strategis dan keragaman kultur sangat pluralis.

Percepatan teknologi informasi akibat pandemi juga ikut menjadi faktor yang mempengaruhi pola pikir dan pola tindak masyarakat saat ini. Pergeseran ini lah yang harus diantisipasi, khususnya generasi muda melalui pendidikan karakter yang bertujuan menjadikan generasi cerdas dan berdaya saing.

“Karena itu, dibutuhkan pembaharuan dan pembangunan karakter secara terus menerus melalui revolusi mental,” ujarnya.

Sosialisasi 4 Pilar ini dipandu oleh moderator, Jef Rudiantho Saragih dengan koordinator kegiatan, Muldri PJ Pasaribu. Kegiatan terselenggara atas dukungan dan kerja sama antara USI dan MPR RI.

Pada akhir pemaparan, Djarot mengajak untuk bersama-sama selalu mensosialisasikan dan mempraktekkan nilai-nilai luhur Pancasila dimana pun berada, sehingga menjadi karakter bangsa yang kuat.

Acara di akhiri dengan pemberian sertifikat kegiatan secara simbolik oleh Djarot kepada 2 orang peserta. Djarot juga berharap, memiliki kesempatan kembali untuk datang dan berkunjung ke USI pada masa mendatang. (Elisbet)