Wali Kota Siantar Minta Masyarakat Waspadai Isu Provokatif dan Hoaks

Wali Kota Hefriansyah memberikan sambutan dalam rapat koordinasi tim terpadu untuk penanganan konflik sosial di Siantar. 

Siantar, Lintangnews.com | Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu), semua pihak diminta waspada terhadap gangguan yang bisa memicu konflik.

Ini termasuk dalam menyikapi hal-hal bersifat provokatif dan hoaks yang dapat memecah persatuan dan kesatuan, maupun kerukunan dan persaudaraan.

“Jangan sampai hanya karena berbeda pilihan, sesama tetangga tidak ada lagi keakuran dan keakraban. Hanya karena perbedaan calon yang diusung, tidak ada lagi saling sapa,” kata Wali Kota Siantar, Hefriansyah dalam sambutannya pada pembukaan rapat koordinasi tim terpadu untuk penanganan konflik sosial yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik di Ruang Serba Guna kantor Bappeda Pematangsiantar, Jumat (22/3/2019).

“Ini merupakan tanggungjawab bersama dalam rangka mempertahankan citra wilayah Kota Siantar sebagai daerah paling toleran di Indonesia dengan sebutan Siantar The Most Tolerance City atau Kota Toleransi,” sambungnya.

Hefriansyah juga berharap kepada semua peserta yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah agar ada upaya-upaya di tingkat grass root, untuk mencegah tidak terjadi perpecahan dan konflik.

“Mari semua warga Siantar bersama-sama menjaga kerukunan dan mengantisipasi hal-hal yang mengakibatkan perpecahan. Salah satu upaya penting meminimalisir konflik adalah pendidikan karakter. Seperti diketahui bersama, efek kemajuan teknologi tidak dapat kita bendung, ada efek samping dengan meningkatnya kenakalan remaja, di mana remaja adalah aset penerus bangsa,” terangnya.

Sementara Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik, Pardamean Silaen melaporkan, rapat dimaksud bertujuan meningkatkan koordinasi keterpaduan dan sinergitas antar unsur aparatur pemerintah di Siantar. Juga menyatukan sinergisitas panduan antara unsur pemerintahan daerah dan instansi vertikal dalam penanganan konflik sosial.

“Keberadaan tim terpadu ini untuk melakukan langkah-langkah deteksi dini pencegahan penanganan konflik sosial secara komprehensip, integratif, dan efektif serta efisien, akuntabel, transparan dan tepat sasaran,” sebut Pardamean. (rel)