Warga Hadang Truk Pengangkut Solar Subsidi di Bilah Hilir Labuhanbatu  

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi yang terjadi di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu membuat warga beraksi.

Ini terbukti sebanyak 20 orang warga yang bergabung dalam wadah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan wartawan menghadang truk Colt Diesel nomor polisi (nopol) BK 8626 YG mengangkut 6 ton solar subsidi saat melintas di Jalan Lintas Negeri Lama, Ajamu, Minggu (27/10/2019).

Menurut informasi yang dapat dipercaya, jika penyalahgunaan BBM bersubsidi itu dikerjakan dan diduga milik salah seorang oknum Polisi Militer (PM) TNI Angkatan Darat berpangkat Serka.

Sementara informasi warga di lokasi, jika truk mengangkut solar itu sudah sering melintas, namun baru kali ini berhasil menghadangnya. Rencananya, muatan solar itu akan dibawa ke Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir.

“Kami menyerahkan truk pengangkut solar itu ke Polsek Bilah Hilir, biar polisi yang memproses secara hukum,” harap para warga.

Saat dikonfirmasi via telepon seluler, Kapolsek Bilah Hilir Iptu Krisnat melalui Kanit Reskrim, Ipda SM Lumbangaol membenarkan jika Minggu (27/10/2019) sekira pukul 03.00 WIB, 20 orang warga membawa truk Colt Disel BK 8626 YG  bermuatan 186 jerigen berisi minyak solar isi 30 liter setiap jerigennya.

Menurut pengakuan supir truk, Arjun Silaban dan kernek (kondektur), Ferdi Situmorang, jika solar tersebut diduga milik oknum aparat .

“Truk bersama supir dan kerneknya sudah diminta keterangan. Selanjutnya dilimpahkan ke Polres Labuhanbatu,” papar Ipda SM Lumbangaol. (Sofyan)