Supir Siantar Bus Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jalan Bangau

Pihak Polsek Siantar Barat di lokasi saat mengecek korban.

Siantar, Lintangnews.com | Tidak tau apa penyebabnya, seorang supir bus mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan diri di ruang tengah menuju kamar mandi rumah nya Jalan Bangau, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (5/3/2019)

Binsar Samosir (42) atau yang kerap dipanggil Pak Cinta ini ditemukan tewas gantung diri dan meninggalkan 4 orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Sementara itu, Junita boru Hutahuruk (33) tidak terima setelah melihat suaminya ditemukan tewas gantung diri.

“Boama nasib pi pak Cinta (bagaimana lah nasibku pak Cinta). Dang pala i tanda anak mon do pe bohimi (Belum dikenal anakmu wajahmu),” ratap istri korban.

Sementara, Kamal Choir Nasution selaku Ketua Rukun Tetangga (RT) mengaku, baru mengetahui Binsar meninggal dunia setelah ditelepon warga.

“Saya pun baru tau karena di rumah sakit menjenguk kerabat kita. Kalau pekerjaanya, supir angkutan kota (angkot) Siantar Bus. Istrinya Junita Hutahuruk jualan di Simpang PU,” ujar Kamal.

Sebelumnya, Tama adik istri korban mengatakan, sebelum Binsar ditemukan meninggal dunia, jika abang iparnya masih sempat mengobrol dengannya. “Sempat kami bicara. Tapi pas berbicara, saya di rumah dan abang itu di rumahnya. Rumah kami bersebelahannya,” ungkap Tama.

Diketahui selama tinggal di Jalan Bangau, korban tidak memiliki musuh maupun permasalahan.

“Baiknya ini orang, gak ada masalahnya. Kalau penyakit, kami rasa tidak ada,” ujar sejumlah warga di lokasi kejadian.

Terpisah, Kapolsek Siantar Barat, Iptu Subagya saat dikonfirmasi Rabu (6/3/2019) menuturkan, jika pihak keluarga tidak mau korban diotopsi. Pihak Kepolisian pun sudah menyarankan untuk diotopsi. Namun pihak keluarga tidak keberatan dan lebih memilih membuat pernyataan.

“Intinya pihak keluarga tidak merasa keberatan atas meninggalnya korban,” ucapnya. (irfan)