Ketua TP-PKK Deli Serdang Resmikan Aula PKBM Lingkaran yang Dibangun Lions Club

Penyerahan prasasti peresmian Aula PKBM Lingkaran di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Ketua TP-PKK Kabupaten Deli Serdang, Yunita Ashari Tambunan, Rabu (12/6/2019) meresmikan Aula PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Lingkaran bantuan dari Lions Club Medan (LCM) Seruni bertempat di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu.

Peresmian ini dihadiri Presiden LCM Seruni, Fransiska Silitonga, Wakil Ketua TP-PKK Deli Serdang, Sri Pepeni Yusup Siregar, Ketua GOPTKI, Herawati Darwin Zein, Kepala Dinas Pendidikan, Tumanggor Timur dan Camat Pantai Labu Irawadi Harahap, serta Kepala Desa (Kades), Parnu.

Yunita Ashari Tambunan berterima kasih kepada LCM Seruni yang telah membantu membangun aula PKBM di Pantai Labu melalui program CSR nya.

Menurutnya, bantuan ini senada dengan upaya Pemkab Deli Serdang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memajukan pendidikan melalui beberapa program yang terintegrasi, seperti program Pendidikan Anak Usia Dini, Formal dan Non Formal, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Dengan bantuan itu, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang buta huruf di Deli Serdang, khususnya Pantai Labu, dan jangan ada lagi yang putus sekolah karena sudah punya tempat untuk belajar seperti di PKBM Lingkaran ini,” tegas Yunita Ashari.

Sementara itu President LCM Seruni, Fransiska SilitongA mengatakan, bantuan ini merupakan kegiatan sosial kepada masyarakat, yang mana sudah menjadi program dari LCM Seruni untuk berbakti kepada masyarakat terutama di dunia pendidikan.

“Bantuan pembuatan aula ini merupakan program CSR kami yang dananya hasil dari kontribusi para anggota LCM Seruni semuanya. Kami berharap dengan bantuan aula ini, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk belajar dan mengembangkan kreativitasitasnya untuk mendukung SDM dan penopang ekonomi keluarga,” tuturnya.

Pimpinan PKBM Lingkaran, Irwanto menyampaikan terima kasih pada LCM Seruni yang telah membantu membangun aula.

“Bantuan aula penghargaan tertinggi buat kami, karena anak-anak bisa belajar sambil bermain sesuai dengan konsep dari PKBM Lingkaran. Selain itu para warga yang putus sekolah juga warga dapat belajar di sini untuk mengembangkan kemauannya baik itu belajar, ketrampilan dan pembuatan kuliner dan sebagainya,” kata Irwanto. (Idris)