235 Calon Haji Masuk Kategori Risiko Tinggi, Ini yang Dilakukan Pemkab Asahan

Foto iluustrasi. Sumber foto; Pojok Jabar.

Asahan, Lintangnews.com | Sebanyak 235 orang calon jemaah haji asal Kabupaten Asahan tahun 2019 masuk kategori resiko tinggi.

Ini membuat Pemkab Asahan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memberikan vaksin, Selasa (2/7/2019).

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Asahan yang diwakili Kabid P2P, Saprin Hutahean mengatakan, ada dari 402 calon jemaah haji 235 masuk kategori resiko tinggi . Calon jemaah dari Asahan rata-rata berumur di atas 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan.

“Hasil finalisasi tahap 2 mereka dinyatakan resiko tinggi dan akan diwaspadai atau mendapat pantauan khusus,” ujar Saprin di kantornya.

Jemaah yang beresiko tinggi akan fokus diperhatikan dan dikelompokkan. Juga disarankan kepada jemaah resiko tinggi rutin memeriksa kesehatan di Puskesmas.

“Kepada calon jemah haji kita sebelum berangkat diharapkan jaga kesehatan dan disarankan tidak mengikuti hal-hal yang tidak menjadi kewajiban dalam menjalankan tahapan haji,” ungkap Saprin.

Sementara bagi jemaah risiko tinggi nantinya akan diberi tanda kartu pengenal berwarna kuning dan gelang berwarna merah, Saprin menuturkan, dalam barkot diketahui semua riwayat kesehatan jemaah. Hal ini diketahui melalui Android.

Meski dalam kategori resiko tinggi, kondisi kesehatan para jemaah terjaga dan siap diberangkatkan sesuai jadwal masing-masing di kloter pada 13 Juli 2019.

“Semua jemaah sudah kita berikan vaksin. Vaksin influenza dan telah dibantu Pemkab Asahan melaui APBD kita,” tutup Saprin. (Heru)