60 Hari Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun Perbaiki Jalan Rusak 162,5 Km

Salah satu kegiatan marharoan bolon yang dilakukan di Kabupaten Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi pada seluruh lapisan masyarakat, lembaga kemitraan dan para pengusaha,yang peduli terhadap program Gerakan Marharoan Bolon (Gotong Royong) Membangun Simalungun.

Gerakan itu membuat jalan yang dalam kondisi rusak parah menjadi layak dilintasi kendaraan roda 2 maupun 4.

“Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun demikian kuat mendorong bangkitnya rasa empati masyarakat, lembaga kemitraan, para pengusaha dan berbagai elemen untuk membantu Pemkab Simalungun dalam merealisasikan program memperbaiki 1.200 kilometer lebih ruas jalan dalam kondisi rusak parah,” kata Bupati di rumah pribadi Jalan Surung Dayung, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Kamis (29/7/2021).

Radiapoh menuturkan, berbagai elemen masyarakat telah menunjukkan partisipasi luar biasa dalam meringankan beban Pemkab Simalungun, dimana kondisi kas keuangan sangat minim dimanfaatkan untuk perbaikan infrasruktur jalan yang rusak parah.

“Saya berharap, dari capaian dan hasil evaluasi kerja realisasi Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun ini akan lebih membuka hati seluruh masyarakat di bumi Habonaron do Bona, maupun di perantauan dan para pengusaha, untuk meningkatkan volume partisipasi dalam membangun Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyatnya sejahtera,” kata Bupati.

Konversi dan Ruas Jalan

Radiapoh juga memaparkan, dampak dari Gerakan Marharoan Bolon dinilai luar biasa. Paling dirasakan adalah bangkitnya naluri rasa empati masyarakat terhadap kondisi Simalungun, terkhususnya masalah yang sedang dihadapi Pemkab Simalungun terkait kondisi kas keuangan sangat minim.

“Rasa empati itu menggerakan semangat berbagai lapisan masyarakat untuk memberikan waktu dan pikirian, bahkan apa yang dimiliki u disumbangsihkan dalam program perbaikan jalan rusak parah menjadi layak dilintasi kendaraan,” kata Bupati.

Dia menyampaikan, apa yang disumbangkan masyarakat terhadap perbaikan jalan rusak, jika dikonversikan ke rupiah maka nilai nominalnya sebesar Rp 3.450.270.900, dengan total ruas jalan yang rusak parah dan sudah diperbaik 162.583 meter atau 162,5 Km.

“Dengan swadaya masyarakat, 162,5 Km jalan rusak parah sudah diperbaiki dan layak dilintasi. Dampaknya yang cukup besar, arus pendistribusian hasil pertanian menjadi lebih cepat sampai ke tujuan dan biaya pengeluaran angkut hasil bumi juga semakin ngirit,” kata Bupati.

Apkasi Rekomendasi Diberikan Penghargaan MURI

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) melalui surat Nomor: 245/ADM/DE-APKASI/VII/2021 tertanggal 23 Juli 2021 menyampaikan rekomendasi kepada Ketua Museum Rekor Indonesia (MURI) di Jakarta, agar untuk memberikan penghargaan kepada Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun yang dicanangkan Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati, Zonny Waldi.

Dalam surat yang ditandatangani Direktur Eksekutif, Sarman Simanjorang itu dijelaskan, berbagai hambatan yang menghalangi aksi dari kepala daerah membangun Simalungun.

Seperti kurangnya kepedulian akan kebersihan kampung, parit sekitar rumah yang kotor, saluran air mampet, ketidakpedulian aparatur memelihara kepentingan sarana umum, buruknya infrastruktur jalan Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi, serta minimnya anggaran tersedia dikarenakan sebagian besar digunakan untuk penanganan Covid-19.

Namun Pemkab Simalungun tetap dituntut untuk melakukan perbaikan di segala bidang. Beranjak dari latar belakang itu, Marharoan Bolon Membangun Simalungun, dicetuskan dengan tujuan untuk menyatukan seluruh potensi masyarakat Simalungun, sebagai pengusaha, petani, pedagang, tokoh intelektual, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda menuju rasa kesatuan yang mengesampingkan perbedaan.

Melalui gerakan itu diharapkan akan mempercepat terwujudnya berbagai pembangunan infrastruktur yang didambakan masyarakat Simalungun.

Sehubungan dengan hal itu, Apkasi merekomendasi agar MURI memberikan penghargaan terhadap yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati dalam gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun.

Kecamatan Realisasikan Marharoan Bolon

Menurut laporan yang disampaikan pada Bupati, pihak Kecamatan yang sudah merealisasikan Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun memperbaiki jalan rusak menjadi jalan layak dilintasi, adalah Kecamatan Siantar 8.951 meter, Gunung Malela 1.275 meter, Gunung Maligas 85 meter, Panei 13.269 meter dan Panombeian Panei 3.830 meter.

Kemudian, Jorlang Hataran 3.950 meter, Raya Kahean 22.700 meter, Bosar Maligas 5.470 meter, Sidamanik 5.550 meter, Dolok Batu Nanggar 9.400 meter, Huta Bayu Raja 1.150 meter, Dolok Pardamean 1.180 meter, Pematang Bandar 16.004 meter, Bandar 8.700 meter, Bandar Masilam 8.900 meter, Silimakuta 4.000 meter, Dolok Silau 16.300 meter, Silou Kahean 5.830 meter, Tapian Dolok 5.005 meter, Pamatang Raya 10 meter dan Ujung Padang 5.175 meter.

Disampaikan Bupati, setelah dicanangkan Gerakan Marharoan Bolon Membangun Simalungun, selanjutnya disampaikan Camat yang menjadi koordinator pelaksanaan gerakan dan kepanitian sudah terbentuk hingga di Kelurahan maupun Nagori.

“Para Camat sebagai koordinator seharusnya lebih memiliki rasa empati lebih tinggi dibandingkan masyarakat nya, demikian juga dibandingkan dengan lembaga kemitraan maupun para pengusaha di Simalungun,” kata Radiapoh. (Rel/Zai)