Simalungun, Lintangnews.com | Polsekta Tanah Jawa Kesatuan Sektor Simalungun terima pelaporan temuan mayat tanpa identitas (Mr X) dari masyarakat Huta II Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sabtu (29/9/2019).
Selanjutnya Kapolsekta, Kompol H Panggabean bersama Kanit Intelkam, Iptu Masrianto, Kanit Reskrim, Iptu J Sitinjak, Panit Reskrim, Ipda Priston Simbolon dan personil lainnya, serta tim identifikasi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kompol H Panggabean yang dirilis pihak Humas Polres Simalungun, Minggu (30/9/2019) subuh hari menerangkan, sosok mayat itu pertama sekali ditemukan seorang karyawan PTPN IV Kebun Bah Jambi bernama Pendi (41) warga Huta II Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa.
Disebutkan, Pendi pada Sabtu (29/9/2019) sedang mengangon ternak lembunya di areal blok tanaman sawit tahun 2000 di Afdeling VIII PTPN IV Kebun Bah Jambi Nagori Baja Dolok, Tanah Jawa.
Selanjutnya sekira pukul 17.30 WIB, saat dirinya sedang mencari keberadaan ternak lembunya, dikejutkan dengan sosok manusia dalam keadaan telungkup di atas lahan HGU PTPN IV Kebun Bah Jambi.
Kemudian sekira pukul 20.45 WIB, dirinya pergi ke warung Ponimin menceritakan dan memberitahukan pada warga Nagori Baja Dolok ada melihat seorang laki-laki tak dikenal dalam keadaan tidur telungkup.
Mendengar hal itu, para warga bersama Pangulu Baja Dolok berangkat ke TKP dan saat ditemukan menduga laki-laki itu sudah meninggal dunia.
Kemudian Pangulu Nagori Baja Dolok menghubungi Polsekta Tanah Jawa memberitahukan adanya temuan sosok mayat tak dikenal tersebut.
Selanjutnya Unit Reskrim Polsekta Tanah Jawa bekerjasama dengan tim identifikasi Polres Simalungun membawa mayat itu ke RSUD Djasamen Saragih Kota Siantar untuk dilakukan visum guna kepentingan penyelidikan.
Adapun ciri-ciri sosok mayat yang dipreakirakan sudah 2 hari meninggal dunia itu dengan tinggi badan sekira 160 cm, perawakan kurus dan rambut hitam lurus.
Korban mengenakan celana panjang warna hijau kebiru biruan tanpa memakai baju. (rel/zai)


