Proyek Irigasi Senilai Rp 5 Miliar Lebih di Asahan Diduga Asal Jadi 

Asahan, Lintangnews.com | Pengerjaan saluran irigasi di Dusun 9 Desa Rawang Baru, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan diduga dikerjakan asal jadi.

Pasalnya, proyek yang panjangnya hampir sepanjang 2 km di areal persawahan itu hampir selesai. Namun hasilnya sangat diragukan kualitasnya. Pasalnya, lantai irigasi yang baru dikerjakan sudah terlihat ada keretakan dan bagian lantai bagian bawah goyang.

“Kami sebagai masyarakat menilai, pekerjaan irigasi itu asal jadi. Masa kerjaan saluran irigasi baru selesai, namun lantai bagian bawahnya sudah goyang dan banyak keretakan pada bagian dinding irigasi,” ucap salah seorang warga, Frans, Minggu (6/10/2019).

Selain itu kata Frans, pembangunan irigasi selama proses pengerjaannya hingga hampir selesai sangat minim pengawasan, hanya terlihat pekerja saja di lokasi.

Pengerjaan saluran irigasi di Dusun 9 Desa Rawang Baru.

Frans berharap, pemerintah bisa segera memanggil pihak konsultan dan kontraktor atau rekanan untuk segera memperbaiki irigasi itu, agar sawah bisa dialiri air dengan baik

Diketahui proyek irigasi itu bernama program kegiatan Integerated Participatory Development And Management Irigation Program ( IPDMIP) pada Daerah Irigasia (DI) Serbangan, Kecamatan Rawang Panca Arga.

Sementara jumlah dananya sebesar Rp 5 .803.448.900 bersumber dari ADB Loan Register Nomor 1283 YQPA PPIV/2019, dengan penyedia jasa CV Abadi Karya Jaya dam enanggung jawab Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Pekerjaan Ruang Provinsi Sumatera Utara. (Handoko)