Simalungun, Lintangnews.com | Sejumlah Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan yang dicopot setelah Elpiani Sitepu dilantik menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pemkab Simalungun kurang lebih selama 39 hari, Rabu (19/6/2019) diduga karena dianggap kubu dari Resman Saragih, mantan Kadisdik sebelumnya.
“Sekitar sebulan setelah Elpiani Sitepu menjabat Kadis lah dicopot dan diganti karena dianggap kubunya pak Resman,” ungkap salah seorang sumber melalui sambungan telepon seluler, Senin (14/10/2019).
Korwil Pendidikan yang dicopot dan diganti di antaranya, Marolop Panjaitan, Rebekka Purnama Gultom, Lasmidar Sirait, Agustinus Sitanggang dan salah seorang Kepala Bidang (Kabid) PTK, Rekes Sembiring digantikan Bonggua Sinaga.
Sebelum dicopot dan diganti, Marolop Panjaitan menjabat Korwil Pendidikan Kecamatan Dolok Panribuan, Rebekka Purnama Gultom menjabat Korwil Pendidikan Kecamatan Purba, Lasmidar Sirait menjabat Korwil Pendidikan Kecamatan Bandar dan Agustinus Sitanggang menjabat Korwil Pendidikan Kecamatan Panei.
“Seperti saya dengan Agustinus memang yang didudukkan pak Resman sebagai Korwil. Kalau bu Rekes sebelumnya menjabat Kabid PTK. Kemudian, dicopot dan dipindahkan ke kantor Camat Siantar. Padahal, bu Rekes orangnya bos (Bupati),” bebernya.
Selain itu, sebagai pengganti Marolop Panjaitan adalah A Sitorus, menggantikan Rebekka Purnama Gultom bermarga Sidabutar dan Agustinus Sitanggang digantikan Herlince Purba.
Sementara Elpiani Sitepu saat coba ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/10/2019) sekira pukul 14.30 WIB justru tidak ada. “Gak ada Kadis,” ucap salah seorang staf berpakaian sipil yang duduk di lantai 1.
Sebelumnya sekira 2 bulan lalu, usai mengikuti upacara peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74, Sabtu (17/8/2019), Elpiani Sitepu dan Resman Saragih disebut-sebut bertengkar.
“Habis 17 an itu lah. Bertengkar pak Resman dengan bu Elpiani,” ungkap seorang pegawai Dinas Pendidikan Simalungun saat ditemui bersama seorang rekannya di kantin Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Simalungun, Rabu (9/10/2019).
Dijelaskan, awalnya Resman meminta uang kepada Elpiani. Lalu, Elpiani melontarkan jawaban kepada Resman. “Pak Resman bilang minta uangku. Dijawab sama bu Kadis, mana ada uang mu (Resman) samaku,” jelas pegawai itu seraya menirukan ucapan Resman dan Elpiani.
Pertengkaran Resman dan Elpianididuga dipicu KW (Kewajiban) dari para pihak ketiga (rekanan) yang mengerjakan rehabilitasi sejumlah SD Negeri dan SMP Negeri di Simalungun.
“Itu lah awalnya bertengkar pak Resman sama Elpiani. Mungkin karena KW. Kan, waktu rehab akan mulai, Elpiani menggantikan Resman sebagai Kadisdik,” bebernya.
Diketahui, keduanya bertengkar di rumah dinas Bupati dan disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda), Gidion Purba. Juga sempat didengar Bupati, JR Saragih.
“Bertengkarnya di rumah dinas Bupati habis rapat. Sekda ada juga pada saat itu. Kalau Bupati sempat mendengar saat mau pergi. Makanya langsung disuruh si Bangun malamnya mendamaikan keduanya di Rumah Makan Madukoro, Jalan Medan, Kota Siantar,” paparnya.
Sementara Resman Saragih yang kini menjabat Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Simalungun, Rabu (9/10/2019), melalui pesan singkat mengatakan sedang mengikuti acara penguburan. “Lagi acara penguburan di Sidempuan,” tulisnya.
Terpisah, Gidion Purba saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (9/10/2019), mengatakan, kalau katanya-katanya agar tidak usah dipercaya.
“Siapa bilang? Tidak usah dipercaya lah kalau katanya-katanya,” kata Sekda.
Ketika ditanya, apakah benar antara Resman dan Elpiani bertengkar di rumah dinas Bupati usai upacara HUT RI pada 17 Agustus diduga karena uang KW, Sekda mengaku ,gak tau. “Ah, gak tau saya itu,” ucap Gidion. (Zai)


