Simalungun, Lintangnews.com | Seorang warga Huta IV Nagori Pematang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun ditemukan istrinya tewas tergantung di pohon rambutan depan rumahnya.
Deni Asnuri (38) ditemukan istrinya Nurmayani (33) tewas usai dikejutkan panggilan telepon dari teman suaminya yang rutin mengajak suaminya bekerja.
Selanjutnya Nurmayani terbangun langsung mencari tau keberadaan suaminya. Namun tidak melihatnya di tempat tidur.
Kemudian mencarinya ke belakang atau ke dapur. Tetapi korban tak ditemukan juga. Usai membuka pintu depan, dilihatnya suaminya tergantung di pohon rambutan.
Lalu Nurmayani memanggil kakaknya, Sumiyati (37) dan Janter Namen (40). Saksi lalu menghubungi pihak Kepolisian dan pemerintah setempat.
Kapolres, AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kapolsek Bangun, AKP Banuara Manurung diteruskan pihak Humas Polres Simalungun membenarkan hal itu.
“Tidak beberapa lama, Kanit Reskrim dan anggota mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lalu melakukan cek, foto, olah TKP dan membuat sket TKP,” tulis Kapolsek.
Selanjutnya berkoordinasi dengan pihak medis atas nama Bidan Wahyuni untuk melakukan pemeriksaan secara medis. Lalu melakukan olah TKP.
Hasil yang ditemukan pada celana dalam yang dipakai korban ada bekas kotoran dan sperma. Dan pada leher korban adanya bekas jeratan tali nilon dengan simpul hidup.
Atas peristiwa itu, istri korban dan seluruh pihak keluarga menolak dilakukan visum.
“Korban pertama sekali ditemukan istrinya, Nurmayani, Kamis (31/10/2019) sekira pukul 05.00 WIB atau dini hari,” tukas Kapolsek. (rel/zai)


