Siantar, Lintangnews.com | Sejumlah masyarakat Kota Siantar mengaku, belum mengetahui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilaksanakan pada bulan Desember 2020 ini.
Dewi Purba warga Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara saat ditanya mengaku, tak mengetahui pelaksanaan Pilkada dilakukan tahun ini. “Belum tau bang,” tuturnya, Selasa (7/7/2020).
Hal senada juga dikatakan Wira warga Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan. Lebih anehnya lagi, sejauh ini dia belum mengetahui Bakal Calon (Balon) Wali Kota yang ada.
“Wah untuk calon, sejauh ini pun belum ada yang kami tau,” ujarnya.
Terkait hal itu, Nurbaiyah Siregar selaku Komisioner Divisi Partisipasi Masyarakat, SDM dan Sosialisasi KPUD Siantar mengaku, ada sejumlah sosialisasi yang akan dilakukan.
“Kita melakukan sosialisasi dengan memperhatikan situasi Covid-19 yang melanda,” sebutnya sembari sampaikan menargetkan 77 persen untuk tingkat partisipasi politik.
Di tempat terpisah, Nazir Salim Manik selaku Direktur Eksekutif Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDi) Sumut menuturkan, ketidaktahuan masyarakat terkait pelaksanaan Pilkada masuk diakal, mengingat senggang waktu.
“Jadi artinya KPUD Siantar, Bawaslu dan para pasangan calon nantinya harus berinovasi dalam menyampaikan Pilkada pada bulan Desember nanti, di tengah pandemi dengan tetap menjalankan protokoler kesehatan,” ucap Anggota
Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Sumut ini.
Menurutnya, KPUD Siantar melalui divisi terkait tak perlu kekhawatiran berlebihan dalam menjalankan sosialisasi.
“Kan sudah ada surat edaran KPU, yang penting tetap jalankan protokoler kesehatan,” tuturnya.
Dijelaskan mantan anggota KPUD Sumut ini dengan memanfaatkan media sosial (medsos), KPUD Siantar harus memiliki data berapa penggunanya (media sosial). ” Itu kan belum mewakili sejumlah usia,” ujarnya.
Dalam hal ini, Nazir menyarankan kepada KPUD Siantar untuk turun langsung door to door menemui warga.
“KPUD Siantar harus semakin gencar, kan mereka memiliki Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Tidak hanya menunggu di kantor,” ucapnya sembari sampaikan KPUD Siantar manfaatkan momentum pembagian bantuan sosial (bansos) untuk melakukan sosialisasi. (Elisbet)


