Tinjau Proyek PEN Dinas Perkim, Ini Permintaan Kepala Inspektorat Taput pada Pers

Taput, Lintangnews.com | Pekerjaan proyek yang saat ini bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), sedikit banyaknya pasti ada kekurangan.

Maka dari itu lah, insan pers sebagai mitra pemerintah sangat berperan untuk bisa membuat suatu publikasi yang membangun dan mudah dibaca khayalak ramai.

Hal itu dikatakan Kepala Inspektorat, Manoras Taraja, usai turun bersama pers dan Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Tohom Silaban, melakukan peninjaun beberapa titik proyek dari anggaran dana PEN di 2 Kecamatan, Selasa (22/12/2020).

“Kalau kesempurnaan suatu pekerjaan di beberapa dinas terlebih Dinas Perkim saat ini, janganlah menjadi bahan publikasi yang selalu menyudutkan Pemkab Taput. Mari lah kita selalu bergandeng tangan membangun Taput ke arah lebih baik lagi, seperti jalan dan lampu penerangan yang dibangun Dinas Perkim,” kata Manoras.

Dia juga menuturkan, terus menekankan kepada instansi terkait, khususnya Dinas Perkim, agar mau mendorong dengan menyampaikan kepada atau kontraktor rekanan untuk dapat seminimal mungkin menekan kesalahan dan kekurangan mereka yang terjadi di lapangan, apabila melakukan suatu pekerjaan.

Kepala Inspektorat, Manoras Taraja dan Sekretaris Perkim, Tohom Silaban melakukan peninjauan proyek bersumber dari dana PEN.

“Saya harapkan kepada teman-teman pers yang sudah ikut beberapa kali peninjauan progres pekerjaan proyek bersumber dari dana PEN di lapangan, supaya bisa membuat suatu kabar pemberitaan sifatnya tidak membangun opini yang beramsumsi buruk, seperti penyampaian Bupati Taput, Nikson Nababan di media beberapa waktu lalu,” bebernya.

Dia menuturkan, jika kurang jelas akan informasi di lapangan apabila ada persoalan atau kendala ditemukan, maka pers bisa konfirmasi langsung ke instansi terkait untuk lebih lengkap dan mendetai.

“Jka tidak mereka respon, maka sampaikan kepada saya selaku Kepala Inspektorat. Ini agar nantinya saya sampaikan pada mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Tohom Silaban menuturkan, sampai saat ini pelaksanaan pekerjaan di lapangan sudah bisa dirata-ratakan mencapai angka 95 persen dari 365 paket proyek yang bersumber dari dana PEN.

“Mudah-mudahan sampai dengan habis masa tanggal pekerjaan sudah bisa 100 persen. Makanya kita terus kejar dan tekan para rekanan supaya benar-benar tepat waktu, berkualitas dan sesuai dengan kwantitas,” ucapnya. (Pembela)