Direktur TSDP Ditjen Hubdat Monitoring Angkutan Nataru 2021 di Pelabuhan Ajibata

Monitoring angkutan Nataru 2021-2022 di Pelabuhan Ajibata.

Toba, Lintangnews.com | Direktur Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (TSDP) Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Junaidi mengimbau para penumpang, baik yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Ambarita, maupun sebaliknya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat berupa 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Ini disampaikan Junaidi saat didamping Kepala Balai dan Transportasi Darat Wilayah II Sumatera Utara, Batara, Korsatpel Pelabuhan Ajibata dan General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), Partogi Tamba ketika meninjau pelayanan arus angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, Senin (27/12/2021).

Dalam kunjungamnya selama 3 hari, Junaidi melakukan pengecekan kesiapan beberapa Pelabuhan yang telah dibangun Kemenhub, seperti Ajibata-Ambarita, Tigaras-Simanindo, Balige-Onan Runggu, Muara-Sipinggan dan Tomok.

“Ini sekaligus melakukan pengecekan sarana ,prasarana infrastruktur lain yang dibangun Kemehub di wilayah Danau Toba, dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat di Toba dan Samosir sebagai destinasi pariwisata super prioritas di kawasan Danau Toba,” paparnya.

Junaidi menjelaskan, pelayanan penyeberangan pihaknya menyampaikan tersedia 6 unit kapal ferry yaitu, KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora di lintasan Ajibata-Ambarita. KMP Sumut I dan KMP Sumut II di lintasan Tigaras-Simanindo. Juga KMP Kaldera Toba yang melayani lintasan Balige-Onan Runggu serta Muara – Onan Runggu, serta KMP Muara Putih yang melintas Muara-Sipinggan.

Junaidi bersama rombongan juga memastikan kapasitas penumpang dan kendaraan tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Seperti KMP Ihan Batak dengan total kapasitas angkut 32 unit kendaraan roda 4 untuk mobil pribadi dan kapasitas penumpang 280 orang,

Sesuai hasil monitoring disampaikan, data produksi angkutan Nataru 202-2022 mengalami kenaikan, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Total jumlah penumpang selama periode tanggal 17-26 Desember tahun 2021 sebanyak 46.403 orang atau mengalami kenaikan 26 persen. Ini jika dibandingkan total periodesebelumnya pada angkutan Nataru tahun 2020- 2021 yaitu sebanyak 36.801 penumpang.

Jumlah kendaraan roda 2 tercatat mengalami kenaikan sebesar 10 persen (749 unit) dibandingkan di tahun 2020-2021 mencapai 679 unit. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 tercatat sebanyak 10.330 unit dan memgalami kenaikan 19 persen (8.671 unit 4 di Nataru 2020-2021).

Untuk penumpang yang menggunakan kapal-kapal tradisional mengalami penurunan sebesar 30 persen jika bandingkan dengan tahun lalu. Khususnya para penumpang yang menggunakan kapal-kapal tradisional saat ini untuk kendaraan roda 2 mengalami penurunan sekitar 10 persen.

Dalam kesempatan monitoring itu, Junaidi juga mengimbau seluruh masyarakat pengguna kapal untuk selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Salah seorang penumpang, Funy Boyo Simbolon merasa senang atas fasilitas dan pelayanan dari Pelabuhan Ajibata yang terlihat bersih, serta kendaraan-kendaraan yang parkir teratur tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Tentunya harapan kita sebagai konsumen Pelabuhan Ajibata ini dapat lebih baik lagi, terutama dalam situasi pandemi Covid-19 mengutamakan prokes, agar para wisatawan yang berkunjung merasa lebih nyaman demi kemajuan kepariwisataan di kawasan Danau Toba,” imbuhnya. (Frengki)