Menteri BUMN Lakukan Penanaman Pohon di DTA Danau Toba

Menteri BUMN, Erik Thohir melakukan penanaman pohon di Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumban Julu.

Toba, Lintangnews.com | Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir melakukan penanaman pohon di area konservasi Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba, tepatnya di Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sabtu (8/1/2022).

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan sinergi BUMN dalam program penghijauan di DTA Danau Toba.

Secara simbolik, Erick Thohir didampingi Direktur Pengembangan Usaha PT Inalum, Dilo Seno Widagdo, Direktur Utama Holding BUMN, Direktur PT Inhutani IV, Direktur Perum Jasa Tirta (PJT) I dan Bupati Toba, Poltak Sitorus melakukan penanaman pohon jenis Macadamia.

Dilo Seno dalam sambutannya mengatakan, Sionggang Tengah merupakan salah satu Desa di kawasan Danau Toba yang merupakan kebanggaan Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.

“Kami dari holding energi dan pertambangan beserta BUMN lainnya pernah berkomitmen untuk melakukan kegiatan yang berorientasi pada sustainability (keberlanjutan). Termasuk di dalamnya aspek environment (lingkungan), social (sosial) dan governance (tata pemerintahan) dalam hal ini dijaga dalam menjalankan operasional di perusahaan yang kita dijalankan,” ujarnya.

Khusus untuk Inalum sendiri, lanjut Dilo Seno, sustainability penanaman pohon ini menjadi kegiatan yang sangat penting dilakukan.

“Permukaan air Danau Toba sangat penting untuk produksi yang kami lakukan di Kuala Tanjung. Sehingga dengan adanya program penghijauan ini, dari tahun ke tahun menunjukkan adanya perbaikan air Danau Toba. Pernah sampai di bawah level yang kurang baik, tetapi terus naik 1 meter-1 meter, bahkan pada hari ini sudah mencapai 903 atau sudah berada pada batas ambang normal daripada pengoperasian PLTA,” imbuhnya.

Dipaparkannya, melaksanakan operasi reboisasi ini berpengaruh, karena ada 3 bendungan mulai dari Danau Toba hingga Kuala Tanjung. Diketahui 2 PLTA milik Inalum dimanfaatkan untuk mengoperasikan pabrik peleburan aluminium di perusahaan tersebut.

Khusus untuk program penghijauan ini, kata Dino Seno, sudah dilakukan mulai tahun 2015 hingga 2021 dan telah mencapai 732.000 pohon ditanam di lahan seluas 1.400 hektar.

“Tahun 2022 diprogramkan akan mencapai menanam 408.000 pohon di atas lahan sekitar 130 hektar yang sudah ada di konservasi DTA. Kemudian 448 hektar akan ditanamkan sebanyak 178.000 pohon akan dikerjasamakan dengan teman-teman di pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan PJT,” pungkasnya.

Dalam laporannya dijelaskan, jenis-jenis pohon yang ditanam di wilayah DTA Danau Toba selain tanaman berbuah asli Indonesia, juga Macademia yang merupakan jenis polongan asli negeri Kanguru, Australia.

Erick Thohir awalnya mengaku pesimis dengan pemilihan Macademia sebagai salah satu tanaman prioritas reboisasi KDTA. Namun, setelah mempelajari dan mengetahui Macademia dapat tumbuh dan berbuah baik di DTA Danau Toba, dia optimis hasilnya akan berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar. (Frengki)