Humas PT TPL ‘Bungkam’, Buntutnya Kadis dan Kabid Dinas LH Taput Berbeda Pendapat

Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Taput.

Taput, Lintangnews.com | Warga Desa Sabungan Nihuta IV, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) berharap, agar kiranya ada 2 bahan pembanding terkait tim analisis pengambilan sampel air baku di Dusun Adian Padang.

Tujuannya agar kedepannya sumber air yang mereka konsumsi bisa lebih semakin baik lagi.

“Kalau boleh juga dari tim Scofindo atau Pemkab Taput dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup mendampingi tim analisis peneliti air baku yang diturunkan PT TPL ke lokasi,” ujar mereka, Jumat (4/2/2022).

Humas PT Toba Plup Lestari Tbk (TPL), Dedy Armaya melalui pesan WhatsApp (WA) terkait beberapa hal dari hasil pengambilan sampel baku mutu air yang dilakukan PT MAL di Desa Sabungan Nihuta IV guna memenuhi laporan pihak perusahaan (PT TPL)  ke Pemkab Taput, tak ada memberikan jawaban.

Begitu juga saat dipertanyakan apakah PT TPL tak melibatkan Dinas LH Taput dan Scofindo untuk mengambil sampel analisis air permukaan di Desa Sabungan Nihuta IV.

Keterangan berbeda disampaikan Kepala Dinas LH, Heber Tambunan dan Kepala Bidang (Kabid) Lingkungan Hidup, Viktor Siagian.

Terkait alat-alat perlengkapan laboratorium untuk melakukan testing atau analisis air baku agar bisa dikonsumsi masyarakat di Desa Sabungan Nihuta IV, Viktor menuturkan, kondisinya masih dalam kondisi rusak.

Sementara Heber Tambunan menyampaikan, alat untuk melakukan analisis air baku itu ada dan bisa dipergunakan. “Tetapi mungkin pada tanggal 17 Desember 2021 lalu, kondisi alat-alat itu dalam keadaan rusak,” ujarnya.

Sedangkan Viktor Siagian sebelumnya menyampaikan, alat laboratorium itu sudah ada sebenarnya di tahun 2021 yang ditampung di P-APBD Taput. Namun bulan dan tanggalnya Viktor tidak mau memberitahukan pada media, karena kwitansi pembelian masih ditangan pihak ketiga. Sementara barangnya sudah berada di Dinas LH. (Pembela)