Simalungun, Lintangnews.com | Di bawah kepemimpinan Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun mengadakan lomba seni tari tradisional haroan bolon tingkat SMP.
Acara diawali dari Kecamatan Siantar pada Selasa (31/5/2022) dan akan dilanjutkan di 31 Kecamatan lainnya se-Kabupaten Simalungun.
Lomba diikuti oleh pelajar SMP yang berdomisili di Nagori di Kecamatan masing-masing. Dalam perlombaan tari itu, peserta akan membawakan 1 tarian wajib Haroan Bolon dan 1 tarian pilihan.
Ratnawati dalam sambutannya mengatakan, Simalungun merupakan daerah yang majemuk mempunyai keunikan tersendiri yaitu, keberagaman masyarakat dan budaya, terdiri dari etnis Simalungun, Jawa, Toba, Karo, Minang dan etnis lainnya hidup rukun saling berdampingan.
“Kegiatan ini tidak serta merta hanya untuk mencari juara. Tujuan utama perlombaan tari tradisional ini kita harapkan agar para generasi muda dapat menjaga kelestarian kesenian serta terpeliharanya nilai-nilai budaya dan seni, khususnya seni tari yang ditanamkan pada siswa-siswi di Simalungun,” ujar Ratnawati saat membuka acara perlombaan.
Dia menuturkan, melalui perlombaan tari tradisional ini diharapkan kepada generasi muda Simalungun, khususnya di kalangan pelajar Kecamatan Siantar agar dapat menggali potensi diri terutama di bidang seni tari dan budaya, serta menambah keeratan persaudaraan.
Untuk di Kecamatan Siantar perlombaan dilaksanakan di Balai Harungguan Nagori Sitalasari. Dengan peserta lomba diikuti 11 Nagori yakni, Laras Dua, Lestari Indah, Sejahtera, Silampuyang, Sitalasari, Nusa Harapan, Siantar Estate, Rambung Merah, Karang Bangun, Silau Malaha dan Pamatang Silampuyang.
Dalam lomba itu yang menjadi pemenang adalah Nagori Sitalasari sebagai juara I dan Nagori Nusa Harapan juara II. Nagori yang menang nantinya akan mewakili Kecamatan Siantar bertanding untuk tingkat Kabupaten.
“Perlombaan ini akan kita jadikan program tahunan, bagi Nagori yang tidak ikut bertanding di tahun ini semoga akan ikut serta di tahun depan. Hal ini kita lakukan sebagai upaya untuk melestarikan seni budaya di Simalungun,” papar Ratnawati menutup perlombaan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Camat Siantar, Edward Girsang, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar, para Pangulu dan PKK Nagori se-Kecamatan Siantar. (Rel/Zai)



