Sapma PP Uji Nyali Kejari Simalungun, Ungkap 2 Nama Sebagai Aktor Terjadinya KKN di Disdik

Kasi Intel Kejari Simalungun, Asori Siagian membubuhkan tandatangan ke atas lembaran karton putih pertanda komit memberantas KKN di Simalungun disaksikan pimpinan aksi dan Ketua Sapma PP Simalungun.

Simalungun, Lintangnews.com | Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kabupaten Simalungun desak pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun untuk tidak hilang nyali dalam mengusut tuntas dugaan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.

Selain mendesak, Sapma PP dalam aksinya, Kamis (2/6/2022) di depan pintu gerbang kantor Kejari Simalungun, Jalan Asahan Km 3,5 Kecamatan Siantar, Simalungun, juga membawa 2 lembar karton berwarna putih bertuliskan nama Zocson Silalahi (Kepala Dinas Pendidikan) dan Dasa Sinaga sebagai aktor terjadinya KKN di Disdik Simalungun.

Terhitung tahun 2021-2022, di antaranya perihal dugaan penyalahgunaan wewenang penggunaan dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dengan nomor laporan : 021/LP/PC-SATMAPP/SM/V/2022.

Berikutnya, perihal dugaan tindak pidana korupsi pengadaan buku di Disdik Simalungun, dengan nomor laporan : 023/LP/PC-SATMAPP/SM/V/ 2022. Selanjutnya perihal dugaan adanya pengadaan proyek Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Disdik Simalungun, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang membuat keributan di tengah-tengah masyarakat.

Koordinator Aksi, Cavin Fernandi Tampubolon juga mempertanyakan perkembangan pengusutan atas dugaan adanya KKN oleh pihak Kejari Simalungun di Disdik. Selanjutnya mendesak Kejari Simalungun untuk memberikan informasi publik secara terbuka, tentang proses penyelidikan dan pelidikan yang sudah dilaksanakan.

“Ini menyangkut masa depan dunia pendidikan di Simalungun. Kami harap, Kejari Simalungjn jangan bermain-main dalam urusan ini. Kami minta Kejari Simalungun segera mengusut tuntas, kalau tidak. Kami akan bergerak menuntut dengan jumlah massa yang lebih besar dari sini dan berjilid-jilid,” tukasnya.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Asori Olodaiv Siagian mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Boby Sandri mengucapkan terima kasih atas kehadiran Sapma PP. Menurutnya, ini merupakan kontrol kepada Kejari Simalungun dan sepakat Simalungun bersih dari KKN.

“Aspirasi dan 3 laporan yang disampaikan kawan-kawan sudah kami terima dan ditindaklanjuti, dalam bentuk pengumpulan data dan keterangan. Karena ada batas waktu sebagaimana dengan laporan kawan-kawan, semua butuh waktu,” tukas mantan Kasi Pidana Khusus itu. (Zai)