Siantar, Lintangnews.com | Pemko Siantar siap menyukseskan program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (EPTD) sebagai implementasi upaya pencegahan kebocoran penerimaan daerah dengan pemanfaatan teknologi.
Tujuannya, demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih mudah, lebih murah, dan lebih cepat, serta sejalan dengan visi dan misi mewujudkan masyarakat Kota Siantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani di acara high level meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) wilayah kerja Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar, di Hotel Niagara Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Rabu (22/6/2022).
Kepala KPw BI Siantar, Teuku Munandar menyampaikan, sebagaimana amanat Presiden Joko Widodo, transformasi digital harus dilakukan di seluruh pemerintah daerah. Karena itu, KPw BI Siantar menyelenggarakan high level meeting TP2DD di wilayah kerja nya.
Menurut Munandar, kegiatan itu bertujuan agar program ETPD dapat berjalan baik, terakselerasi, dan nantinya bermanfaat untuk pemerintah daerah, yakni berupa peningkatan pendapatan daerah dan transparansi dalam pengelolaan keuangan.
“Kami berharap, seluruh pemerintah daerah dan Pemko Siantar akan semakin maju dengan program ETPD nya dan menjadi salah satu terbaik di Indonesia,” kata Munandar.
Sementara itu, perwakilan Spesialis Koordinasi dan Supervisi Madya-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Mohammad Jonatan mengatakan, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan transaksi non tunai guna mengurangi penyuapan dan gratifikasi.
Sedangkan Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Pendapatan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Andri Hikmat memaparkan, pihaknya mendorong pemerintah daerah meningkatkan transaksi keuangan digital, yang tujuannya meminimalisir terjadinya penyimpangan atau korupsi.
Susanti dalam pemaparannya menyampaikan, Pemko Siantar siap mensukseskan program ETPD sebagai implementasi dari upaya pencegahan kebocoran penerimaan daerah, dengan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih mudah, lebih murah dan lebih cepat.
“Kami berterima kasih kepada KPw BI Siantar, Bank Sumut dan Kemendagri. Ini merupakan pemicu bagi kami untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan semangat dan integritas. Serta dengan dedikasi yang tinggi mensukseskan elektronifikasi transaksi Pemko Siantar,” terangnya.
Acara itu turut dihadiri Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, Bupati Labuhan Vatu Selatan (Labusel), Edimin, Plt Wali Kota Tanjungbalai, Waris Thalib, Wakil Bupati Batubara, Oky Iqbal Frima SE; Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Siantar, Budi Utari Siregar, Sekda Pemkab Labuhanbatu, M Yusuf Siagian, Asisten II Labuhanbatu Utara (Labura), Muhammad Asril dan Asisten II Pemkab Asahan, Muhili Lubis. (Rel)



