Masuki Zona Lain, TPP Dolok Batu Nanggar Diduga Tidak Laporkan Aktivitas ke Daily Report

Bibit Durian jenis Montong bersumber dari CV Rika Sanjaya yang dibeli menggunakan dana desa Nagori Bahung Kahean, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Simalungun, Lintangnews.com | Memasuki zona lain, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Surya Dharma Hasibuan diduga tidak melaporkan aktivitas ke aplikasi Daily Report.

Informasi dihimpun, Selasa (22/6/2022) menyebutkan, Surya Dharma terlibat sebagai pengadaan bibit Durian Montong dan jenis Musangking serta kelapa jenis Hebrida.

Ini tak lain program ketahanan pangan (hanpang) dari dana desa tahun anggaran (TA) 2022 Kecamatan Tapian Dolok dan Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Sementara diketahui, sejak surat edaran Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Nomor : 697/P3MD.01/IV/2021, tepatnya terbit per bulan April 2021, jika TPP wajib menggunakan aplikasi Daily Report untuk melaporkan setiap aktivitas.

Berbelit Dikonfirmasi, TPP Dolok Batu Nanggar Diduga ‘Kebakaran Jenggot’

Menanggapi informasi dihimpun, Surya Dharma diduga ‘kebakaran jenggot’, sehingga berbelit-belit dikonfirmasi lintangnews.com, Kamis (23/6/2022).

Ia juga menakut-nakuti wartawan karena tidak mau memberitahu siapa narasumber yang memberikan informasi tersebut.

Anehnya meski tidak menegaskan apakah benar atau tidak ada tidaknya kaitannya dengan pengadaan bibit di Nagori-Nagori se-Kecamatan Gunung Maligas dan Kecamatan Tapian Dolok, Surya malah ngotot ingin dikonfrontir dengan alasan agar dapat berdialog.

Seperti diketahui, dari dana desa setiap Nagori di Simalungun dianggarkan untuk program ketahanan pangan dengan besaran anggaran bervariasi dari Rp 10 juta hingga Rp 50 juta. (Zai)