Samosir, Lintangnews.com | Pengerjaan pembangunan rest area (lokasi parkir) yang berlangsung di Simpang Gotting, Desa Turpuk Limbong, Kecamatan Harian yang dilakukan pada bulan Maret 2022 lalu mendapat pro kontra dari masyarakat Kabupaten Samosir.
Di satu sisi, warga yang pro sangat mendukung pembangunan rest area untuk memberikan salah satu fasilitas ke lokasi objek wisata di Kecamatan Harian sekitarnya.
Sementara warga yang kontra tidak menyetujui adanya pengerukan di lokasi untuk penataan rest area parkir yang sedang dikerjakan secara oleh swadaya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Samosir.
Menyikapi hal ini, lintangnews.com melakukan investigasi duduk permasalahan yang terjadi di lokasi.
Sebelumnya ini berawal dari membludaknya pengunjung di awal bulan Januari 2022 yang ingin beriwisata ke lokasi objek wisata religi agama di Sibea-bea. Ini karena banyak ikon dimanfaatkan pengunjung untuk melihat ke lokasi sambil berselfi ria bersama sanak keluarga maupun koleganya.
Dampak dari membludaknya pengunjung itu, terjadi lah kemacetan yang sangat serius secara mengular sepanjang 10 Km di lokasi Simpang Gotting.
Sehingga petugas Kepolisian, Dinaa Perhubungan, Satpol PP dan dibantu masyarakat ikut mengamankan lalu lintas (lalin) guna mengurangi kemacetan yang sudah sampai ke arah Menara Pandang Tele.
Jika kita datang dari Medan hingga membuat kendaraan roda 2 saja susah bergerak, apalagi roda 4 nyaris tidak ada yang bergerak.
Belajar dari pengalaman itu, akhirnya warga mengajukan permohonon agar Pemkab Samosir melalui kantor Desa Turpuk Limbong untuk menata sebuah titik bangunan rest area bagi kendaraan yang nantinya berkunjung ke lokasi objek wisata tersebut.
Akhirnya permohon itu direalisasikan oleh Pemkab Samosir mengingat perlunya penatan salah satu fasilitas titik rest area jika suatu saat nanti pengunjung akan ramai datang beriwisata ke Kecamatan Harian. Di lokasi itu ada sejumlah objek wisata yakni, Air Terjun Efrata, Bukit Cinta, Bukit Holbung dan Patung Yesus.
Seiring waktu berjalan, maka pada bulan Maret tahun 2022 Pemkab Samosir melalu Dinas PUTR mengarahkan alat berat ke lokasi untuk melakukan penataan, sekaligus memangkas tebing atau perbukitan di Simpang Gotting untuk membuat rest area.
Hasil pemangkasan tebing ini tentu saja digunakan Pemkab Samosir untuk menimbun jalan yang berlobang-lobang di sepanjang jalan perlintasan di setiap Kecamatan maupun jalan Desa, termasuk masyarakat.
Sertu atau pun hasil pemangkasan tebing dibutuhkan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun, agar jalan yang ditimbun tersebut padat jika sudah dilakukan. Bersambung….(Manru)



