
Taput, Lintangnews.com | Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan menyampaikan akan segera merealisasikan permasalahan air bersih bagi warga yang bermukim di wilayah Kecamatan Sipoholon, Tarutung dan Siatas Barita.
Itu disampaikan Nikson kepada wartawan saat dihubungi, Rabu (24/8/2022) pasca melakukan rapat di kantor PDAM Mual Natio, Selasa (23/8/2022).
Dikatakan Nikson, dalam permasalahan air bersih di permukiman wilayah Sipoholon, Tarutung dan Siatas Barita akan segera terealisasi.
“Dimana, realisasinya akan ada pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang nantinya mendistribusikan air bersih ke wilayah tersebut, dengan diperkirakan 50 liter per detik. Dan, itu sedang lagi dalam proses tender oleh pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II,” sebutnya.
Dia juga sudah meminta ke pihak BWSS II agar pembangunan SPAM itu tuntas dalam 6 bulan ini. Mengingat, krisis air minum sudah puluhan tahun terjadi. Apalagi, saat ini sumber air minum sudah minim tidak lagi mampu mendistribusikan ke permukiman.
“Kiranya bisa tuntas secepatnya. Tidak lebih dari 6 bulan dan diperkirakan pembangunan SPAM ini akan tuntas di tahun 2023. Ini sudah kita minta agar pembangunan SPAM oleh BWSS II bisa tuntas dalam 6 bulan mengingat krisis air minum ini sudah puluhan tahun, dan masyarakat 3 Kecamatan sudah sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” terangnya.
Nikson menambahkan, untuk menunggu realisasi itu, ia sudah memerintahkan PDAM Mual Natio melakukan perbaikan pipa yang pecah dengan menggantikan pipa yang berkualitas.

“Bangun semua pipa transmisi untuk pendistribusian air agar tidak ada lagi kendala. Ini harus dilakukan secepat mungkin, karena menyangkut kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Nikson juga telah memerintahkan PDAM Mual Natio dan Pemadam Kebakaran (Damkar) turun langsung melayani masyarakat untuk menyuplai air ke rumah tangga yang tidak ada air dilakukan setiap harinya.
“Saya juga menginstruksikan untuk tidak ada lagi abodemen air dan diwajibkan semua menggunakan meteran. Begitu juga dengan kantor pemerintahan, sekolah dan BUMD menggunakan meteran agar tidak terjadi lose pendistribusian air,” ungkapnya.
Dia berharap, agar masyarakat bersabar mengenai air minum. Karena selama dalam kepemimpinannya, masalah air akan dituntaskan sebelum akhir periodenya habis.
“Di kepemimpinan saya ini sudah memberikan solusi dengan membangun SPAM. Jadi mari doakan ini agar segera tuntas, karena kalau ini selesai maka Tarutung, Sipoholon dan Siatas Barita tidak kekurangan air bersih lagi,” harapnya.
Nikson juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan kerusakan pipa pendistribusian air.
“Mari kita jaga bersama, serta saya juga menegaskan untuk tidak melakukan pengrusakan pipa dan melakukan pencurian air PDAM atau sambungan ilegal dan sambungan tidak berekening,” tukasnya. (DS)


