Simalungun, Lintangnews.com | Sekretaris Partai Demokrat Kabupaten Simalungun, Walpiden Tampubolon menyesalkan kebijakan Bupati, Radiapoh Hasiholan Sinaga yang menghibahkan lahan SD Negeri di Panei Tongah kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).
Kebijakan itu dinilai tidak masuk akal, karena disisi lain sampai saat ini SMP Negeri 2 Panei masih menumpang di salah satu SD di Merek Raya, Kecamatan Raya.
“Analoginya seperti ini, Anak kita butuh rumah, tetapi dikasih ke orang lain. Logikanya dimana? Kan tidak masuk akal?,” ujar Walpiden kepada wartawan saat Komisi IV DPRD Simalungun menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan (Disdik) baru-baru ini.
Walpiden juga mempertanyakan apa yang menjadi alasan Bupati menghibahkan lahan tersebut.
“Gedung SD itu dirobohkan. Sementara kita butuh dana membangun gedung. Apa sebenarnya alasan Bupati mengeluarkan kebijakan ini? Ini kah langkah Bupati mewujudkan rakyat sejahtera?,” tukas Walpiden dengan nada tegas.
Mendengar kritikan Walpiden, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Zocson Silalahi pun hanya tertunduk dan bungkam. Zocson sama sekali tak memberikan jawaban.
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD Pemkab Simalungun, Richardo Sinaga saat dikonfirmasi, membenarkan lahan SD Panei Tongah telah dihibahkan ke Pemprovsu pada bulan April tahun 2022 lalu.
“Suratnya (hibah) sudah ditandatangani pak Bupati. Karena hibah antara pemerintah ke pemerintah, sesuai aturan tidak perlu ada dana kompensasi alias gratis,” ujar Rikardo saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/9/2022).
Terkait alasan kenapa lahan tersebut dihibahkan sementara SMP Negeri 2 masih berstatus menumpang, Rikardo terkesan menyalahkan Kadisdik.
“Seharusnya Kadissik yang memberikan masukan ke Bupati (Jangan dihibahkan), karena masih ada SMP yang menumpang. Kan dia (Zocson) yang tau kondisi SMP itu. Kalau kami kan ngak tau. Mungkin pak Bupati juga tidak tau. Waktu penyerahan (hibah), Zocson ada disitu ikut menyaksikan. Harusnya dia ngomong ke Bupati,” pungkas Richardo. (Zai)



