Tak Terima Diperalat, Camat Gunung Malela akan Panggil Pj Pangulu dan Kaur Nagori Sahkuda Bayu

Camat Gunung Malela, Roi G Sidabalok, Kaur Ekbang, Ruswandi dan Pj Pangulu Nagori Sahkuda Bayu, Suherdi.

Simalungun, Lintangnews.com | Diperalat menjegal proses pencalonan Kaur sebagai Calon Pangulu, Camat Gunung Malela, Kabupaten Sinalungun, Roi G Sidabalok akan memanggil Penjabat (Pj) Pangulu Nagori Sahkuda Bayu, Suherdi.

“Senin (9/1/2023) Pj Pangulu dan Kaur saya panggil untuk klarifikasi mempertanggungjawabkan tindakan mereka yang membawa bawa Camat dalam hal ini,” sebutnya, Minggu (8/1/2023).

Menurut Roi, hasil konfirmasinya ke Suherdi melalui telepon seluler menyatakan, tak pernah mengatasnamakan Camat.

“Saya konfirmasi ke Pj Pangulu, dia bilang tak pernah mengatasnamakan Camat. Dan tidak benar ada persekongkolan Camat seperti yang abang dugakan,” tukasnya.

Terpisah, Kaur Ekbang Nagori Sahkuda Bayu, Ruswandi mengatakan, sebagai Calon Pangulu, dirinya mengajukan berkas cuti kepada Suherdi.

Tanpa melihat berkas yang ia sodorkan, Suherdi langsung menjawabnya.

“Tidak bisa bang, perintah Camat kalau mengajukan cuti harus menyelesaikan Surat Pertanggung jawaban (SPj),” imbuh Ruswandi menirukan pernyataan Suherdi.

Selanjutnya dirinya mempertanyakan lagi, apakah memang tidak bisa lagi. “Tanpa basa basi, Pj Pangulu menjawab gak bisa, harus selesai dulu itu (SPj). Begitu jawaban Pj,” tukas Ruswandi.

Menanggapi konflik yang terjadi, Suherfi menyampaikan, masih ada yang kurang poinnya harus dikerjakan Ruswandi.

“Masih ada yang kurang poinnya itu pak. Juga mengelola administrasi pembangunan, melaksanakan tugas tambahan yang diberikan Pangulu. Selama menjabat, kan memang Kaur Pembangunan yang membuat SPj. Kok sekarang dipermasalahkan. Makanya dibuat SPj nya,” ucap Suherdi.

Dia menegaskan, tak ada yang bisa membuat SPj, sehingga siapa yang mau menanggung pekerjaan orang lain.

“Sementara Kaur yang lain sudah rangkap pekerjaan. Bela lah yang benar,” tukasnya.

Informasi lainnya yang dihimpun, aksi Suherdi itu diduga tak lain untuk memuluskan kemenangan abangnya.

“Abangnya kan, Suherman ikut mencalon Pangulu Sahkuda Bayu pada Pemilihan Panglu Nagori (Pilpanag)15 Maret 2023 ini. Jadi wajar lah adiknya itu menjegal pencalonan Kaur,” beber narasumber.

Disinggung mengapa itu harus dilakukan Pj Pangulu, narasumber yang minta untuk tidak disebutkan identitasnya mengatakan, Kaur merupakan rival yang paling tangguh.

“Mungkin karena si Kaur tangguh dan berpotensi sebagai rival kuat, makanya Pj Pangulu menjegal pencalonannya. Jadi diperintahkan menyiapkan SPj,” katanya mengakhiri. (Zai)