Labuhanbatu, Lintangnews.com | Sebanyak 8 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu akan merenovasi atau menimbun lapangan bola kaki, salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Sultan Bilah di Kelurahan Negeri Lama.
Itikad baik yang digelontarkan perusahaan perkebunan kelapa sawit itu merupakan program kerja Camat Bilah Hilir, Ridwansyah Putra bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Lurah Negeri Lama, serta mendapatkan dukungan dari Anggota DPRD Labuhanbatu.
Kegiatan itu berlangsung di ruang data kantor Camat Bilah Hilir, Senin (16/1/2023).
Ridwansyah menyampaikan, permasalahan lapangan yang terletak di jantung Kota Negeri Lama merupakan ikon kebanggan masyarakat itu membutuhkan perbaikan atau renovasi dengan penimbunan tanah. Sehingga tak terlihat lagi jika musim hujan lapangan itu tergenang air atau banjirdan semak belukar.
Dia juga meminta perhatian serius dari pihak perusahaan kelapa sawit untuk berpartisipasi memperbaiki atau merenovasi dengan sistim penimbunan material tanah sebanyak 600 unit truk.
“Kesepakatan dalam musyawarah hari ini berjalan dengan baik, serta menyetujui penimbunan lapangan. Semua pihak perusahaan dalam waktu dekat tepatnya awal bulan Februari 2023, material tanah akan dimasukan. Semoga program ini untuk kepentingan masyarakat dan Tempat untuk upacara atau olahraga bagi anak-anak remaja agar tidak terkontaminasi narkoba,” tukasnya.
Perwakilan perusahaan yang hadir dari PT Daya Labuhan Indah (DLI), Humas, Chairul Abdi menyampaikan, itikad baik antara Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Fokorpimcam) dengan pihak perusahaan perlu diperkua.
“Ini agar segala sesuatu program yang akan diperlukan dapat bekerja sama dan dimusyawarahkan demi untuk hajat hidup orang banyak,” paparnya.
Turut hadir dalam pertemuan itu, keturunan Kerajaan Sultan Bilah, Yusad Hasby, Koramil 09/Negeri Lama, Lurah Negeri Lama, Syarifuddin Nasution, Anggota DPRD Labuhanbatu, Davit Siregar, Khairul dan Fauzi, Ketua KONI, Ketua PHBI, perwakilan PT HSJ, GA Bangun, PT DLI, Chairul Abdi, PT Socfindo, Agus Hutapea, PT Evan Group Irsyad Hasibuan, PT CSR, Subakti, PT Sinar Pandawa, Sagino dan PMKS PT SUJ, Faidhil Adha. (Sofyan)



