Humbahas, Lintangnews.com | Video viral seorang wanita paruh baya yang diamankan warga Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) diduga penculik anak, membuat panik para orang tua.
Tampak terlihat dalam rekaman video yang berdurasi 14 menit 52 detik itu, sejumlah warga mengerumi seorang wanita yang mengenakkan baju kaos hijau tua dengan postur tubuh gemuk.
Saat ditanyai identitasnya, wanita ini mengaku boru Panjaitan dan tinggal bersama mertuanya di Balige Kabupaten Toba. Namun, wanita ini mengaku tinggal di Kota Siantar.
Karena banyaknya beredar informasi tentang kasus penculikan anak di media sosial (medsos), warga Dolok Sanggul pun panik. Dan menduga wanita itu pelaku penculikan.
Hal itu disinyalir, karena wanita ini sempat seperti memanggil anak-anak di lingkungan rumah warga sekitaran Dolok Sanggul.
Tidak tau persis dimana lokasi wanita ini ditemukan dan diamankan. Ternyata belakangan diketahui, wanita itu mengalami gangguan jiwa.
Kapolsek Dolok Sanggul, AKP TL Simamora menjelaskan, dari hasil komunikasi petugas, ternyata wanita itu diduga mengalami gangguan jiwa.
Menurutnya, saat itu petugas mengajak berkomunikasi, namun jawaban wanita tersebut selalu berubah-ubah memberikan jawaban.
“Sesuai keterangan anggota setelah dijemput dibawa ke Polsek Dolok Sanggul, saat diinterogasi sepertinya ada gangguan jiwa karena jawabannya sering berubah-ubah,” ujar Kapolsek, Rabu (1/2/2023) via WhatsApp (WA).
Dia mengatakan, diketahui wanita itu datang ke Dolok Sanggul memiliki 2 orang anak dan suami untuk mencari pekerjaan. Namun tanpa membawa identitas apa pun.
“Usai diberikan makan mulai agak normal dan ditanya, dia datang hari Sabtu sendiri untuk mencari pekerjaan. Pengakuannya tinggal di Balige, namun tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun identitas lainnya,” kata Simamora.
Lanjutnya, wanita itu mengaku, tidak ada niat untuk mencuri anak-anak di sekitaran Dolok Sanggul. Menurut Kapolsek, wanita ini sudah dipulangkan dengan dititipkan bus penumpang menuju Balige.
“Terima kasih atas kerja sama dan informasi masyarakat, sehingga cepat diamankan dan tidak menimbulkan masalah baru,” tambah Kapolsek mengakhiri. (JS)



