Deli Serdang, Lintangnews.com | Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang melalui UPTD Wilayah III mulai melakukan pengerjaan pembuatan tanggul di sepanjang bibir sungai hingga ke muara laut di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu.
Ini menyahuti keluhan warga akibat rusaknya benteng sungai, sehingga air pasang laut masuk pemukiman. Kurang lebih sepanjang 800 meter bibir sungai (Parit Belanda/Sungai Kenang), tepatnya di Dusun IV rusak terkena abrasi air pasang laut. Kegiatan peninggian tanggul mulai dikerjakan sejak, Senin (6/2/2023).
Kepala UPTD Wilayah III, Dicky Aphanda Batubara menuturkan, daerah wilayah sungai sebenarnya bukan merupakan wewenang Pemkab Deli Serdang, tetapi Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II.
“Namun melihat kondisi setiap tahun selalu mengalami air pasang laut, maka Dinas SDABMBK bersinergi dengan Pemerintahan Desa (Pemdes) dan Kecamatan Pantai Labu berusaha berupaya membantu warga yang mengalami kesusahan,” sebutnya, Rabu (8/2/2023).
Dicky menambahkan, pekerjaan darurat ini setidaknya bisa mengantisipasi dan mengurangi dampak banjir dan abrasi yang ditimbulkan.
“Ini murni dikerjakan dengan menggunakan tenaga Buruh Harian Lepas (BHL). Material tanahnya diambil dari sisa galian parit dan tanah pekerjaan pemeliharaan bahu jalan di Kecamatan Beringin,” jelasnya.
Dia mengatakan, pihaknya sebagai ujung tombak Dinas SDABMBK diminta harus selalu bisa melakukan inovasi dan terobosan-terobosan baru membantu pemerintah dan tidak selalu berorientasi pada pengerjaan proyek.
“Semoga dengan pengerjaan tanggul itu, keluhan warga yang selama ini dimohonkan pihak Desa dan Kecamatan Pantai Labu dapat diminimalisir,” tutup Dicky. (Idris)



