Humbahas, Lintangnews.com | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor, terima penghargaan Anugerah Adipura tahun 2022 dari pemerintah pusat melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, didampingi Ketua Dewan Adipura Sarwono Kusuma Atmaja dan Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Rosa Vivien Ratnawati, Country Director World Bank untuk Indonesia dan Timor Leste, S Kahkonen, Selasa (28/2/2023) bertempat di Auditorium Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Rosa dalam laporannya menyampaikan, dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, hanya 150 daerah yang menerima penghargaan. Dengan kategori Adipura Kencana 5 daerah, Piala Adipura 80 daerah, sertifikat Adipura 61 daerah dan plakat Adipura 4 daerah, dimana salah satunya Humbahas.
Namun sayangnya setelah menerima penghargaan itu, Pemkab Humbahas seperti tidak lagi mengindahkan kebersihan.
Terlihat dalam foto, Sabtu (1/4/2023), banyaknya sampah yang tersumbat di beberapa drainase atau selokan di sekitaran Kota Dolok Sanggul.
Sehingga ini menjadi salah satu penyebap banjirnya di beberapa titik di Kecamatan Dolok Sanggul ketikan hujan deras datang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Humbahas, Halomoan Simanullang ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) tentang tindakan yang akan dilakukan, hanya membaca dengan pertanda ceklis biru. Namun tidak merespon apa yang dipertanyakan awak media.
M Simangunsong, salah seorang penggiat dan juga salah satu pemegang Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ketepatan melintas ketika diminta tanggapannya menilai, pemerintah mungkin tutup mata akan hal ini.
“Mungkin Pemkab Humbahas dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup tutup mata dan ini tidak layah dicontoh. Seharusnya pemerintah sebelum menerima penghargaan itu, semua selokan dibersihkan dulu. Jangan seperti ini, kita jadi bertanya-tanya bagaimana cara pemerintah menerima penghargaan itu,” terangnya. (Akim)



