Ini Tujuan Wali Kota Siantar Monitoring di Pasar Dwikora

Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani saat monitoring di Pasar Dwikora.

Siantar, Lintangnews.com | Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Siantar, Wali Kota, Susanti Dewayani bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) monitoring bahan kebutuhan pokok ke Pasar Dwikora, serta berkunjung ke sejumlah distributor dan para pedagang, Selasa (18/4/2023).

Sebelum bertemu pedagang di Pasar Dwikora, Susanti menghadiri pasar murah di halaman kantor Camat Siantar Utara, Jalan Kesatria, Kelurahan Sukadame.

Susanti turut berbelanja sejumlah produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Di Pasar Dwikora, Wali Kota mengunjungi sejumlah pedagang untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Kehadiran orang nomor 1 di Siantar itu tampak menjadi magnet tersendiri. Banyak pedagang dan pengunjung menyapa serta berlomba-lomba untuk bisa bersalaman dengan Susanti.

Bahkan para pedagang tidak menyangka dokter spesialis anak ini rela turun langsung ke pasar tempat mereka biasa mencari nafkah.

Selain menyapa pedagang, mantan Direktur RSUD Djasamen Saragih itu mengunjungi sejumlah distributor bahan pokok. Kunjungan Susanti merupakan kegiatan lanjutan terkait Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Susanti bersama Kapolres, AKBP Fernando telah monitoring ke Pasar Horas dan sejumlah gudang distributor bahan pokok.

Dari hasil monitoring, dipastikan Siantar dalam posisi aman terkait ketersediaan bahan pokok dan harga stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas UKM Koperasi dan Perdagangan Pemko Siantar, Herbert Aruan menyampaikan, selain melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan gudang distributor, Pemko Pematang Siantar menggelar pasar murah di 8 Kecamatan.

“Monitoring dipimpin Wali Kota untuk mengantisipasi harga agar tetap stabil dan stok tersedia,” tandasnya.

Ia menambahkan, monitoring juga dilakukan di Bulog dan pasar modern seperti Ramayana. (Rel)