WhatsApp Bakal Berbayar? Meta Uji Layanan Premium, Pengguna Diminta Siap-siap

JAKARTA | Lintangnews.com – Raksasa teknologi Meta mulai menguji layanan WhatsApp berlangganan (premium) yang akan memberikan sejumlah fitur tambahan bagi pengguna. Langkah ini memunculkan pertanyaan besar: apakah WhatsApp yang selama ini gratis akan berubah menjadi aplikasi berbayar?

Informasi yang beredar menyebutkan, layanan premium ini sedang diuji pada versi beta dan kemungkinan akan menghadirkan berbagai fitur eksklusif yang tidak tersedia di versi gratis.

Namun Meta menegaskan bahwa layanan dasar WhatsApp seperti chat, panggilan suara, dan video call tetap gratis. Skema berlangganan hanya berlaku untuk fitur tambahan.

Fitur Premium yang Sedang Diuji

Berdasarkan laporan sejumlah media teknologi, WhatsApp Premium kemungkinan akan menghadirkan beberapa fasilitas baru, di antaranya:

1. Pin Chat Lebih Banyak
Jika saat ini pengguna hanya dapat menyematkan tiga chat di bagian atas, pada versi premium jumlahnya akan jauh lebih banyak.

2. Kustomisasi Tampilan Aplikasi
Pengguna bisa mengganti tema, warna, hingga ikon aplikasi sehingga tampilan WhatsApp lebih personal.

3. Stiker dan Nada Notifikasi Eksklusif
Meta juga menyiapkan paket stiker dan nada notifikasi khusus yang hanya tersedia bagi pengguna premium.

4. Kemungkinan Bebas Iklan
Jika nantinya WhatsApp menghadirkan iklan pada fitur tertentu seperti Status atau Channel, pengguna premium kemungkinan tidak akan melihat iklan tersebut.

5. Integrasi Fitur AI
Meta juga diperkirakan akan menambahkan fitur kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna dalam berbagai aktivitas digital.

Strategi Baru Meta Cari Sumber Pendapatan

Pengamat teknologi menilai langkah ini merupakan strategi Meta untuk membuka sumber pendapatan baru. Selama ini WhatsApp tidak menghasilkan keuntungan sebesar platform Meta lainnya seperti Facebook dan Instagram.

Di sisi lain, pengembangan teknologi AI dan infrastruktur digital membutuhkan biaya besar sehingga perusahaan mulai mempertimbangkan model bisnis berlangganan.

Meski demikian, Meta belum mengumumkan secara resmi **kapan layanan WhatsApp Premium akan dirilis secara global**, termasuk di Indonesia.

Jika benar diluncurkan, layanan ini diperkirakan akan memicu pro dan kontra di kalangan pengguna, mengingat WhatsApp selama ini dikenal sebagai aplikasi komunikasi yang sepenuhnya gratis.

Lintangnews.com akan terus menelusuri perkembangan kebijakan baru ini dan dampaknya bagi pengguna di Indonesia.(*)