PEMATANGSIANTAR, Lintangnews.com | Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Pematangsiantar, Willy Wasno Sidauruk, menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kota Pematangsiantar yang tidak memasukkan cabang olahraga catur dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pematangsiantar.
Menurutnya, keputusan tersebut mencerminkan belum optimalnya perhatian terhadap olahraga berbasis intelektual yang memiliki peran penting dalam pembinaan generasi muda.
“Catur bukan sekadar permainan, tetapi merupakan olahraga otak yang memiliki dasar ilmiah kuat dalam membentuk pola pikir, karakter, dan kemampuan mengambil keputusan,” ujarnya.
Sejumlah penelitian internasional mendukung hal tersebut. Studi dalam jurnal Educational Research Review (2016) menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis catur berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan matematika dan pemecahan masalah pada siswa.
Penelitian di Spanyol juga menemukan bahwa siswa yang mengikuti program catur mengalami peningkatan konsentrasi, daya ingat, serta kemampuan berpikir strategis secara lebih baik dibandingkan yang tidak.
Selain itu, riset yang dipublikasikan dalam Journal of Chess Research mengungkap bahwa aktivitas bermain catur merangsang fungsi otak pada area perencanaan, analisis, dan pengendalian emosi.
Di Amerika Serikat, program “Chess in Schools” bahkan telah lama diterapkan sebagai metode pembelajaran alternatif untuk meningkatkan disiplin, kesabaran, serta kemampuan berpikir kritis pada anak-anak.
Willy menegaskan bahwa dengan berbagai bukti ilmiah tersebut, catur seharusnya mendapat ruang dalam momentum penting daerah seperti perayaan HUT kota.
“Momentum ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana edukasi. Catur mampu menjadi media pembinaan generasi muda yang cerdas, sabar, dan berpikir strategis,” tegasnya.
Ia berharap ke depan Pemerintah Kota Pematangsiantar dapat lebih inklusif dalam menyusun agenda kegiatan, dengan memberikan ruang bagi cabang olahraga yang berkontribusi terhadap pembangunan intelektual masyarakat. (*)



