Syukuran Pelantikan, Bupati Toba: Infrastruktur masih Menjadi Persoalan Utama

Acara syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Toba periode 2021-2024, Poltak Sitorus-Tonny Simanjuntak.

Toba, Lintangnews.com | Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat menghadiri undangan acara syukuran Poltak Sitorus-Tonny Simanjuntak, setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Toba periode 2021-20214 pada pekan lalu.

Syukuran ini digelar di Pendopo rumah dinas Bupati Toba, Sabtu (6/3/21). Hadir juga mantan Bupati Toba yang pertama, Sahala Tampubolon, mantan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dan Ephorus HKBP, Pdt Robinson Sitorus.

Terkait pengawasan kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19, para undangan mendapat pengawasan dari Satpol PP Toba, mulai memasuki portal pintu masuk komplek perkantoran. Ini untuk memastikan setiap undangan memakai masker.

Sebelum memasuki gedung pendopo, petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan.

Acara syukuran diawali dengan kebaktian ibadah, dirangkai dengan kata-kata sambutan dari perwakilan undangan, hingga sambutan dari Bupati dan Wakil Bupati, Poltak Sitorus-Tonny Simanjuntak.

Dalam sambutannya, Bupati, Poltak Sitorus mengucapkan terima kasih atas kehadiran segenap undangan. Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, dihadapkan dengan resesi perekonomian di seluruh aspek kehidupan.

“Namun kita harus tetap semangat dan bekerja sama. Tuhan pasti akan memberikan jalan terbaik,” ujar Poltak.

Dia juga menuturkan, infrastruktur masih menjadi persoalan utama, apalagi tahun ini keterbatasan anggaran akibat refocusing penanganan Covid-19. Namun upaya komunikasi dan kerja sama akan terus dibangun dengan pemerintah pusat dan pihak ketiga BUMN maupun BUMD agar dapat bekerja sama nantinya untuk membenahinya.

“Untuk mewujudkan visi dan misi Toba menjadi Unggul dan Bersinar, saatnya kita merubah mindset negatif selama ini. Sehingga seluruh program pembangunan yang sudah kita canangkan demi kemakmuran masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” sebutnya.

Poltak juga menuturkan, tentang disiplin kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) harus ditingkatkan. Begitu juga peningkatan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang memadai dengan pelayanan prima.

Ini termasuk strategi meningkatkan hasil pertanian dari sebelumnya 6 ton per tahun menjadi 8-10 ton, demi meningkatkan kehidupan para petani di Toba.

Dalam era kepemimpinannya, Poltak berjanji akan bekerja sama dengan para investor dalam maupun luar negeri, dengan dukungan dari seluruh instansi terkait dan elemen masyarakat Toba. (Tupang)