Ada 1.258 Tenaga Honorer, Plt Wali Kota Siantar: Pemerintah Pusat Diharapkan Berikan Keringanan

Plt Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani. (Ist) 

Siantar, Lintangnews.com | Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani didampingi Ketua Dekranasda, K Erizal Ginting menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke XV di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Plt Wali Kota juga berkesempatan bertemu dan bersilaturahmi dengan Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, Ketua Apeksi, Bima Arya dan Wali Kota Padang, Hendri Septa serta seluruh pimpinan kota yang hadir di pembukaan Senin (8/8/2022).

Usai pembukaan rakernas, Susanti menyampaikan, Apeksi ini ajang promosi dan publikasi masing-masing daerah khususnya Kota Siantar.

Selain itu, Plt Wali Kota menyoroti pembahasan tentang tenaga honorer di masing-masing Kabupaten/Kota yang diharapkan dapat menjadi solusi yang tidak memberikan dampak bagi daerah.

“Saya berharap pembahasan tentang tenaga honorer dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat yang merupakan permasalahan masing-masing Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia,” sebutnya.

Dia menuturkan, ada sekitar 1.258 orang tenaga honorer yang diperkirakan tidak dapat melanjutkan prosesnya di Pemko Siantar.

“Fokus kami secara bersama-sama dengan Kota yang lain dalam agenda Apeksi ini adalah tentang tenaga honorer, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat,” jelas Plt Wali Kota.

Susanti pun berharap, ada keringanan yang diberikan pemerintah pusat kepada masing-masing daerah dalam proses Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kedepan tenaga honor di Kabupaten/Kota di berikan kewenangan untuk tenaga honor menjadi PPPK,” tandasnya.

Hal itu dikarenakan banyaknya tenaga honorer yang tidak memenuhi persyaratan pendidikan, khususnya di Siantar. (Elisbet)