Siantar, Lintangnews.com | Pemilihan Ephorus Huria Kristen Indonesia (HKI) periode 2020-2025 berlangsung hari ini Sabtu (27/3/2021) di kantor pusat HKI Jalan Malanthon Siregar, Kota Siantar.
Ada 3 orang nama calon Ephorus yang akan diundi, yaitu Pdt Jansen Simanjuntak, Pdt Batara Sihombing dan Pdt Firman Sibarani.
Pdt Jansen Simanjuntak mengaku, ini menjadi kedua kalinya mencalonkan diri. Salah satu program dianggap penting adalah merangkul setiap pelayan HKI, agar mereka bersama-sama dengan pucuk pimpinan melaksanakan semua program kerja yang ada.
“Ketika sudah bersatu, apapun yang diprogramkan dan sebesar apa pun pekerjaan maupun pelayanan pasti bisa dilakukan. Dan sebagai Calon Ephorus, saya melihat ada banyak tugas yang sudah menumpuk yang harus dikerjakan dengan cepat. Apalagi dengan pembangunan kantor pusat,” sebut Kepala Departemen Marturia ini.
Ia menjelaskan, sesuai hasil rapat pendeta, gedung kantor pusat sekarang ini akan dirubuhkan dan akan dibangun kembali lebih besar, sehingga bisa dimanfaatkan multi fungsi untuk pelayanan. Kedepan, jika ada kegiatan maka tidak perlu menyewa gedung lain.
Jika terpilih jadi Ephorus, pria kelahiran 6 Februari 1965 ini berjanji akan membenahi manejemen keuangan lebih tersentral hingga lebih sempurna.
“Kita juga akan mencari dana dari aset-aset HKI yang bisa berpotensi memasukkan dan menumbuhkan wira usaha dari pusat hingga ke daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Pdt Batara Sihombing yang sebelumnya merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKI mengaku, ingin lebih lagi memajukan HKI untuk mandiri, visioner dan berdedikasi. Kelahiran 30 Januari 1965 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) ini ingin mengangkat HKI lebih baik di tengah-tengah bangsa Indonesia dan bangsa lainnya.
“Kita ingin warga atau jemaat HKI lebih dewasa dan mempunyai kemampuan untuk memberi dengan iman agar Gereja berkecukupan. Termasuk tidak menjadi Gereja yang minta-minta tetapi bisa memberi. Kita ingin jemaat tidak selalu mengharapkan bantuan tapi bagaimana bisa membantu yang lain,” jelasnya.
Untuk itu, menurutnya, jemaat perlu dilatih, baik dalam pertanian, perikanan dan balai usaha sehingga bisa meningkatkan pendapatan.
“Banyak ibu-ibu setelah mennikah hanya ibu rumah tangga. Kedepan perlu dilatih seperti keterampilan menjahit, buka salon atau souvenir,” harapnya.
Calon Ephorus HKI ketiga, Pdt Firman Sibarani menyampaikan visi kedepannya yakni menjadikan HKI yang kuat iman, misioner, modren dan dedikatif. Ia juga ingin memperlengkapi tenaga pelayan HKI yang misioner, berdedikasi dan mau berkorban membangun jemaat, serta berbakti kepada negara.
“Ini termasuk percepatan pembangunan kantor pusat dan menjadikan HKI lebih berdampak bagi negara,” tandasnya. (Elisbet)


