Akibat Curanmor, Kedua Residivis Ini Kembali Dijebloskan ke Penjara

Kedua pelaku curanmor saat diamankan.

Siantar, Lintangnews.com | Dua orang residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali dijebloskan ke penjara.

Ini setelah diketahui mengambil sepeda motor Honda Beat nomor polisi (nopol) BK 6925 WAH di Jalan Singosari, Gang Penataran, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Selasa (2/2/2021) sore.

Keduanya adalah Muhammad Saleh Sitorus (29) dan Ade Iiham Naibaho alias Sampur (34) masing-masing warga Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat dan Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara.

Kapolsek Siantar Utara, AKP Marnaek Ritonga mengatakan, keduanya beraksi mencuri sepeda motor milik Zuliadi Sinambela (50) pada Jumat (27/11/2020) sekira pukul 19.30 WIB.

“Korban Zuliadi saat itu sedang berada di rumah. Sementara sepeda motornya diparkir di teras,” ucap AKP Marnaek, Rabu (3/2/2021).

Tiba-tiba dari dalam rumah, Zuliadi mendengar suara rem sepeda motornya. Ia pun langsung bergegas keluar rumah. Sampai di depan rumah, Zuliadi kaget sudah tak melihat sepeda motornya di teras.

Zuliadi kemudian membuat pengaduan ke Polsek Siantar Utara sesuai Laporan Polisi nomor: LP/02/I/2021/SU/STR/Sek Str Utara, tanggal 26 Januari 2021.

Personil Unit Reskrim Polsek Siantar Utara bekerjasama dengan Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Siantar kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku.

Selanjutnya, polisi mendapat informasi keberadaan kedua pelaku hingga akhirnya Saleh dan Sampur diringkus, Selasa (2/2/2021).

“Saat kita interogasi, kedua pelaku mengakui melakukan pencurian sepeda motor tersebut. Sepeda motor kemudian dibawa kedua pelaku ke rumah seseorang bernama IS untuk dijual,” beber AKP Marnaek.

Hanya saja, saat itu IS mengarahkan Saleh dan Sampur untuk menjualnya kepada DD, hingga terjadi kesepakatan sebesar Rp 2.500.000.

“Saat kita kejar ke rumah DD, ia tidak berada di tempat tinggalnya dan melarikan diri,” tutup AKP Marnaek. (Elisbet)