Alami Penurunan Terkonfirmasi Covid-19, Isoman Maupun Pasien di RS Siantar Semakin Berkurang  

Plt Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani bersama Kapolda Sumatera Utara, dan Pangdam I/BB, Kapolres Siantar, serta Sekretaris Satgas Covid-19 beberapa waktu lalu.

Siantar, Lintangnews.com | Kabar gembira buat masyarakat Kota Siantar, di                   tengah gencarnya kegiatan vaksinasi yang rutin ditinjau oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota, Susanti Dewayani membuahkan hasil.

Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Siantar mengalami tren penurunan. Salah satu contohnya, pada Sabtu (26/2/2022) yang menjalani isolasi mandiri (isoman) sebanyak 781 orang, sedangkan pada Minggu (27/2/2022) hanya tinggal 678 orang. Begitu juga pasien di Rumah Sakit (RS) yang semakin berkurang.

Robert Samosir selaku Sekretaris Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Siantar mengungkapkan, saat ini masyarakat yang telah melaksanakan vaksin kedua sebanyak 76,19 persen.

“Hanya saja untuk lanjut usia (lansia), kita terus genjot karena masih di sekitaran 55,47 persen,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar ini saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (28/2/2022).

Robert mengutarakan, kedepan Pemko Siantar akan mengejar target vaksinasi terhadap lansia, baik untuk vaksin pertama dan kedua, serta ketiga.

Ia menambahkan, sesuai surat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hal penyesuaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (Booster) bagi masyarakat umum menyampaikan beberapa hal berikut.

Yakni, perlindungan masyarakat terhadap Covid-19 perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui pemberian vaksinasi dosis lanjutan (Booster).

Selain itu, interval pemberian dosis lanjutan (Booster) bagi lansia di bawah 60 tahun dan masyarakat umum perlu disesuaikan menjadi minimal 3 bulan, setelah mendapat vaksinasi primer lengkap. (Elisbet)