Aliran Sungai Bahilang Ditanami Sawit, Pemko Tebingtinggi Tak Peduli

Aliran Sungai Bahilang yang menyempit akibat ditanam kelapa sawit.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Ketidak pedulian pihak Pemko Tebingtinggi dalam menanggulangi bahaya banjir yang sering terjadi tampaknya bisa terbukti.

Pasalnya di sepanjang aliran Sungai Bahilang di Jalan Sisinggamanggaraja, Kelurahan Bandarsono, Kecamatan Padang Hulu, Kta Tebingtinggi tumbuh subur puluhan batang sawit.

Bahkan di dalam bentengan aliran sungai itu juga tumbuh subur tanaman milik masyarakat seperti ubi dan rerumputan.

Dampaknya, badan sungai kian mengecil. Ini belum lagi kedangkalan sungai terjadi, sehingga bila hujan tiba air tidak bisa ditampung dan langsung ke pemukiman warga di sekitar sungai dan banjir pun tiba.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemko Tebingtingi, Rusmiaty Harahap ketika dikonfirmasi mengaku, hal itu sudah dalam pemantauan pihaknya dan pernah dilakukan gotong royong.

Namun, saat ditanyai tentang lahan sawit di dalam areal sungai, Rusmiaty mengaku nanti dilakukan pengecekan.

Sementara itu, salah seorang warga pak Purba, Senin (11/2/2019) berharap agar lahan sawit dicabut dan dilakukan pengerukan sungai secepatnya. Ini karena kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi, sehingga banjir mengancam warga. (purba)