Anggota DPRD Sumut Reses di Wilayah Pantai Labuhanbatu, Ini Usulan Masyarakat   

Kegiatan reses Anggota DPRD Sumut, Edi Susanto Ritonga di di Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Hanura, Edi Susanto Ritonga melaksanakan kegiatan reses pertama masa sidang III tahun 2021-2022 di ruang terbuka di wilayah Pantai Labuhanbatu dan mengakhiri di Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (13/11/2021).

Dalam agenda reses diawali di Kecamatan Bilah Hilir, Panai Tengah, Panai Hulu dan Pangkatan, berbagai masukan serta usulan masyarakat akan menjadi catatan penting untuk dilaporkan kepada pimpinan DPRD Sumut hasil monotoring sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihana (Dapil) VI meliputi Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhanbatu.

Pembangunan infrastruktur persentase tertinggi usulan dan ada beberapa program menjadi fokus utama dalam agenda reses kali ini. Antara lain bantuan sosial (bansos) ke masyarakan, bedah rumah, program peningkatan hasil pertanian berbasis sektor pemberdayaan kelompok masyarakat dan  kontrol sosial pro aktif pimpinan perusahaan kepada masyarakat yang berdampingan wilayah Hak Guna Usaha (HGU).

Penting dan disegerakan tata kelola air di wilayah Kecamatan Panai Tengah, Panai Hilir, Bilah Hilir dan Pangkatan yang merupakan daerah rendahan sering terjadi banjir menjadi fokus utama.

Hal ini bertujuan agar kedepan, Kabupaten Labuhanbatu memiliki kajian tata kelola air yang baik. Mengingat persoalan banjir menjadi hal yang utama dan mengakibatkan lumpuh nya aktifitas warga, bahkan kerugian.

“Saya menyarankan pihak Bapeda Pemkab Labuhanbatu agar segera membuat satu kajian tata kelola air, terkhusus di daerah rendahan yang menjadi genangan air di saat curah hujan tinggi. Ini agar kita dapat memahami dengan baik, hingga mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan. Saya berharap, sebelum bulan Maret, kajian akan tata kelola air di wilayah ini sudah dapat diselesaikan,” tegas Edi.

Dirinya juga menegaskan pada Bapeda Labuhanbatu, agar seluruh perusahaan perkebunan segera melaporkan peta jaringan air di wilayah perkebunan, sehingga blue print tata kelola air dapat segera dibuat aturan dan pengaturannya.

“Tahun 2022 akan segera dilakukan perbaikan peningkatan badan Jalan Aek Ajamu, Kecamatan Panai Hulu yang kondisinya cukup memprihatinkan, serta pekerjaan pengendalian banjir pada aliran Sungai Bilah, bedah rumah serta pemasangan lampu jalan di beberapa lokasi,” paparnya.

Terkait agenda usulan itu, politisi Partai Hanura ini tidak terbiasa berbicara panjang lebar, yang penting lugas , cepat dan masyarakat mengerti. Dia mengakui, sebagai putra kelahiran Kabupaten Labuhanbatu tidak akan pernah terpisahkan untuk kepentingan hajat hidup orang banyak.

“Akan tetapi, sebagai tanah lahir dan tempat dibesarkan, Labuhanbatu tentu tidak akan dapat dipisahkan dari hati dan pemikiran saya. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kemudahan, agar impian masyarakat yang telah dijemput tahun ini dapat teralisasi. Sebab berpolitik harus bisa bermanfaat dan bisa menjadi ibadah,” jelas politisi yang memasang tagline politik ‘Sabar Jalan Ibadah’ ini.

Sementara itu, Camat Pangkatan, Hulwi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Anggota DPRD Sumut yang berkenan menjadikan daerahnya sebagai titik lokasi Reses.

“Dengan hadirnya salah seorang anggota DPRD Sumut untuk menampung aspirasi masyarakat, semoga membawa kebaikan dan kita berharap semua aspirasi yang telah disampaikan dapat teralisasi di tahun depan,” tutup Hulwi. (Sofyan)