Angkot CV Tambun Terbakar, 3 Orang Remaja Luka Bakar

Kondisi angkot yang terbakar.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Satu unit mobil angkutan kota (angkot) CV Tambun nomor polisi (nopol) BK 1638 NA bermuatan 51 liter Bahan Bakar Minyak (BBM), terbakar saat melintas di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bandarsono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Kamis (23/9/2021) sekira pukul 12.20 WIB.

Akibatnya, 3 orang pelajar di dalam angkot itu mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Kondisi angkot terbakar membuat pengguna lalu lintas ketakutan dan hampir raja membakar mobil yang sedang parkir tepat di depan Bengkel Abang Adik.

Selanjutnya petugas Kepolisian dan masyarakat mencoba memadamkan api yang membakar angkot.

Diketahui, angkot itu milik C Munthe (51), warga Tengku Hasyim, Kelurahan Bandarsono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi. Namun saat kejadian, angkot itu dikendarai anaknya Michael Munthe (19), bersama 3 orang rekannya yakni inisial RB (14), KA (14), dan JM (18) untuk membeli BBM di SPBU Simpang Rambung.

Menurut Kasi Humas Polres Tebingtinggi, Aiptu Agus Arianto, awalnya Michael Munthe dan kawan-kawannya membeli BBM di SPBU Simpang Rambung.

Usai membeli BBM, diduga karena tidak hati-hati, tempat pengisian BBM (nojel) telah lepas (bocor). Akibatnya BBM muncrat ke bagian mesin dan menimbulkan percikan api, sehingga angkot perlahan lahar terbakar saat berjalan.

“Melihat api hidup, supir keluar dari dalam angkot dan 3 korban masih berada di dalam. Berkat bantuan warga sekitar, api dapat dipadamkan. Namun ketiga remaja yang terjebak di dalam angkot, mengalami luka bakar. Ketiga korban mengalami luka bakar di tangan, kaki dan wajah,” sebut Aiptu Agus. (Purba)