Atasi Dampak Covid-19, PT TPL Gelar Pelatihan Tanam Sayuran Bagi PKH

Pelatihan tanam sayuran yang dilakukan pihak PT TPL.

Toba, Lintangnews.com | Guna menekan dampak ekonomi di masa pandemi Covid-19 atau Virus Corona di masyarakat, khususnya kepada anggota Program Keluarga Harapan (PKH), PT Toba Plup Lestari Tbk (PT TPL) melakukan pelatihan budidaya tanam sayuran di pekarangan rumah.

Kegiatan itu dilakukan di Desa Jonggi Manulus dan Dolok Nauli, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Selasa (3/11/2020).

Sebagai bentuk implementasi perusahaan mendukung pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di masyarakat, khususnya di sekitaran lokasi PT TPL, mengawali dari anggota PKH di 2 Desa sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK), khususnya kaum ibu.

PT TPL memberikan pelatihan cara bercocok tanam sayuran yang benar, sehingga cepat menghasilkan uang.

Menurut Ramida Siringoringo selaku Manager CD PT TPL, pihak perusahaan sangat terbuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi. Ini setelah pihakya melihat banyaknya lahan kosong di sekitaran rumah warga dapat dimanfaatkan untuk budidaya tanaman sayuran dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di keluarga.

“Diketahui tanaman sayuran dalam waktu singkat sudah bernilai ekonomis seperti, bayam dapat dipanen selama umur 15-25 hari dan sawi berumur 40-70 hari. Selain kebutuhan rumah tangga, juga dapat dijual ke pasar untuk menambah ekonomi keluarga, sehingga mengurangi dampak di masa pandemi,” kata Ramida.

Kepala Desa (Kades) Dolok Nauli, Tunggul Sirait bersyukur atas perhatian dari perusahaan mau membina warganya dalam pelatihan budidaya penanaman sayur di sekitaran pekarangan rumah, untuk meningkatkan ekonomi warganya, khususnya anggota PKH.

Dirinya berharap, pelatihan tidak berhenti saat ini juga, dan perlu penerapan berkelanjutan dari wara agar menjadi perubahan signifikan terhadap kehidupan ekonomi yang sejahtera kedepannya.

“Ini sesuai harapan pemerintah untuk keluar dari kelompok paling miskin, dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memutus mata rantai kemiskinan,” tegas Tunggul.

Salah seorang peserta, Taruli boru Sirait menuturkan, dengan pelatihan yang dilakukan perusahaan terhadap mereka, maka pengetahuan yang didapatkan bermanfaat. Ini karena tau cara menanam sayuran yang benar, untuk menghasilkan panen maksimal nantinya.

“Tanaman sayuran yang kami tanam dalam pelatihan ini merupakan lahan milik kelompok sebagai percontohan. Selanjutnya pola yang diterapkan dalam pelatihan akan saya lakukan di kebun sekitaran pekarangan rumah, sehingga dapat mendongkrak ekonomi keluarga. Terima kasih pada PT TPL membekali saya dengan ilmu budidaya menanam sayuran yang benar dan baik,” kata Taruli.

Masing-masing warga yang dilatih juga diberikan bingkisan berupa bibit sayuran untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing. (Asri)

Tonton videonya :