Diskusi dengan Jurnalis, Asner Silalahi Bicarakan Kaum Millennial dan Peningkatan Ekonomi

Calon Wali Kota, Asner Silalahi saat berbincang-bincang dengan sejumlah wartawan di kediamannya.

Siantar, Lintangnews.com | Calon Wali Kota Siantar, Asner Silalahi mengaku, memiliki program khusus dalam meningkatkan kreatifitas kaum millennial di kota Sapangambei Manoktok Hitei ini.

Kepada sejumlah wartawan, Asner mengatakan, kaum millennial di Siantar dikenal dengan talenta yang dimilikinya, baik itu di bidang olahraga, musik maupun hal lainnya. Sehingga menurutnya, hal ini akan menjadi perhatian khususnya dalam segi sarana dan prasarana.

“Dengan bidang yang digelutinya, nama Siantar akan semakin terangkat di mata nasional bahkan internasional,” ujarnya, Selasa (3/11/2020).

Dalam pertemuan itu, Asner sempat menyinggung dunia kerja yang akan dijalani oleh anak muda di Siantar. Terkait hal itu, Asner berencana akan membuat pelatihan kerja.

“Di tengah gencarnya pembangunan Danau Toba, anak muda di Siantar jangan tinggal diam. Mari bangun kreatifitas,” sebutnya.

Dari data yang didapatkan wartawan dari KPUD Siantar, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada bulan Desember nanti, ada 40.115 jiwa masyarakat Siantar berusia 17 sampai 25 tahun. Dan ada 72. 902 jiwa masyarakat Siantar yang berusia 26 sampai 45 tahun.

Berbicara peningkatan ekonomi masyarakat, Asner menilai, perlu perhatian serius kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Siantar, bahkan sampai menjamah ke tingkat produksinya.

“Misalnya pembuatan kerupuk, mulai dari cara mengemas sampai menyalurkannya, sehingga meningkatkan minat beli,” sebut Asner.

Dalam kesempatan itu, Asner sempat menyinggung soal pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh, Universitas Negeri di Siantar dan sejumlah upaya dalam peningkatan ekonomi masyarakat.

Pertemuan yang diisi dengan rasa kekeluargaan ini, sejumlah jurnalis menyampaikan sejumlah saran dan masukan kepada Asner-Susanti dalam membangun Siantar nantinya.

Di akhir pertemuan, Asner menekankan, bahwa rasa fanatisme masyarakat kepada Siantar perlu dibangkitkan kembali. “Hal itu dianggap perlu, agar kita semakin dihargai,” tandasnya. (Elisbet)