Aturan PPKM Level 3, Bupati Asahan akan Mengatur Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat 

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan, Surya saat memimpin rapat.

Asahan, Lintangnews.com | Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan mendiskusikan penerbitan himbauan bersama aturan pemberlakuan kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada masa pandemi Covid-19 di Aula Mawar kantor Bupati Asahan, Senin (2/8/2021).

Draft himbauan bersama ini berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 26 tahun 2021, instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor  188.54/31/INST/2021 dan intruksi Bupati Asahan Nomor 6-BPBD-Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Bupati Asahan, Surya, selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Asahan mengatakan, akan mengatur pedoman pelaksanaan kegiatan masyarakat. Antara lain pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring/online, aturan pelaksanaan kegiatan di tempat pekerjaan, aturan pelaksanaan kegiatan untuk para pedagang, aturan kegiatan makan/minum di tempat umum, aturan pelaksanaan kerja pada toko swalayan minimarket dan supermarket.

Lalu aturan pelaksanaan tempat ibadah, aturan pelaksanaan kegiatan olahraga/pertandingan olahraga, aturan pelaksanaan resepsi pesta dan aturan lain-lainnya yang nantinya akan disepakati secara bersama dan menjadi himbauan bersama.

“Saya berharap setiap Rumah Sakit (RS) dapat menyiapkan ketersedian Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19. dan kita berdoa agar wabah covid-19 ini dapat segera hilang,” sebut Bupati.

Sementara Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira, berharap kepada setiap RS dapat melakukan pengawasan kepada pasien yang terpapar covid-19 dan tetap melakukan koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan.

Dandim 0208/AS,  Letkol Inf Sri Marantika Beru meminta agar setiap RS menyediakan 20-30 persen tempat tidur dari jumlah seluruh tempat tidur yang tersedia untuk penanganan pasien yang terpapar. (Heru)