Asahan, Lintangnews.com | Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Tanjung Balai-Asahan, Edwar Syam melakukan kunjungan ke Pemkab Asahan diterima Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), John Hardi Nasution, Rabu (28/4/2021).
Edwar menyampaikan, tujuan kunjungan untuk mengajak Pemkab Asahan bekerja sama atau saling bergandengan tangan dengan pihaknya dalam pengembangan dan peningkatan ekspor Sumber Daya Alam (SDA), khususnya komoditas pertanian.
“Kementerian Pertanian (Kementan) menggalakkan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) komoditas pertanian, dimana Badan Karantina Pertanian sebagai koordinatornya. Secara geografis, kantor induk SKP Tanjung Balai-Asahan terletak di dalam wilayah Kabupaten Asahan, tepatnya di Batu Sembilan,” sebutnya.
Dalam mewujudkan program Gratieks, maka pihaknya akan memberikan perhatian yang lebih dari 5 Kabupaten/Kota lainnya yakni Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Labuhanbatu Utara (Labura), Tanjung Balai dan Batubara yang menjadi bagian dari wilayah kerja SKP Tanjung Balai-Asahan.
Menurut Edwar, untuk mewujudkan program Gratieks itu, perlu dilakukan percepatan pengembangan dan peningkatan ekspor komoditas pertanian di Asahan.
“Kita berharap, Pemkab Asahan mendukung program yang saat ini digalakkan. Diharapkan kesejahteraan masyarakat Asahan akan lebih meningkat kedepannya, dimana kita hadir untuk membangun daerah,” sebutnya.
Menanggapi hal itu, Pj Sekda menuturkan, kunjungan ini telah membuka pandangan baru untuk pengembangan dan peningkatan ekspor komoditas SDA di Asahan, khususnya ekspor komoditas pertanian.
Joh Hardi juga mengatakan, untuk mendukung hal itu, Pemkab Asahan merencanakan akan membentuk tim percepatan ekspor.
“Mudah-mudahan apa yang kita rencanakan ini segera terwujud, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekspor komoditas pertanian di Asahan dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat maupun pelaku usaha,” ujarnya. (Heru)


