Bernard Simatupang: Mengapa Persoalan Tanah Berubah Menjadi Penutupan PT TPL  

Bernard Simatupang.

Toba, Lintangnews.com | Mendengar berita yang berubah dari masalah perkara kepemilikan tanah ke arah penutupan PT Toba Plup Lestari Tbk (TPL), Bernard Simatupang salah satu kontraktor (rekanan) yang bermitra dengan perusahaan itu sejak tahun 1991 angkat bicara.

Rabu (23/6/2021), Bernard mengungkapkan, keheranannya mengapa persoalan perkara tanah berubah ke penutupan perusahaan yang berlokasi di Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba. Bernad pun tidak bisa memastikan siapa yang bermain di belakang ini semua.

“Kalau masalah tanah kami tidak tau. Saya heran kenapa baru sekarang kejadiannya, apalagi ke arah penutupan PT TPL,” bebernya.

Bernard hanya tersenyum biasa saja ketika ditanya tentang perkembangan berita penutupan PT TPL. Dia mengatakan, jika itu hal biasa. “Mungkin tidak ada apanya ke PT TPL” terangnya.

Bernard yang mensuplai cangkang dan fiber saat ini ke PT TPL memiliki karyawan sebanyak 50 orang. “Sejak bermitra dengan PT TPL, saya belum memiliki karyawan. Kini sudah 50 karyawan dan itu semua karena kerja kita bagus,” ungkapnya.

Dia menuturkan, jika terjadi penutupan PT TPL akan sangat berakibat buruk bagi kelangsungan perusahaan yang dipimpinnya. Banyak karyawan tak bisa kerja lagi dan selain itu 40 orang mitra kerja akan pengangguran.

“Lapangan kerja susah karena Covid-19, begitu juga mencari kerja. Apalagi karyawan saya merupakan warga Toba juga,” terang Bernard mengakhiri. (Aldy)