Bersama Lembaga Yuni Phea, 15 Orang Peserta Ikuti Pelatihan Keterampilan Tata Busana Menjahit

Foto bersama dengan peserta pelatihan

Siantar, Lintangnews.com| 15 peserta mengikuti Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) tahun 2024 jenis keterampilan tata busana menjahit dengan waktu 200 jam pembelajaran. Kegiatan ini, merupakan  kerjasama antar lembaga Yuni Phea dengan Direktorat kursus dan pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Senin (15/7/2024) pagi, bertempat di kantor Lembaga Yuni Phea, Jalan Marimbun no 75.

Ketua Lembaga Yuni Phea, Andilo Evendy Siahaan S.Hut MSi mengawali sambutannya mengutarakan Lembaga yang dipimpinnya merupakan sebuah lembaga yang telah berpengalaman dan sebuah lembaga yang mandiri, kreatif dan inovatif. Dengan instruktur yang telah berpengalaman.

 Andilo menuturkan bahwa pelatihan tata busana menjahit ini dilaksanakan selama 40 hari. ” Setelah itu, ujian kompetensi kepada seluruh peserta” terangnya.

Andilo mengutarakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Pusat Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dengan diikuti 15 peserta.

Peserta, sebut Andilo merupakan warga kota Pematangsiantar dari perwakilan seluruh kecamatan. ” Harapan kita, kedepannya kegiatan ini memiliki dampak positif bagi peserta. Benar-benar diikuti pelatihan ini dengan baik, agar memberikan manfaat yang luar biasa bagi peserta. Untuk diri sendiri, dan menjadi lapangan pekerjaan” ujar tokoh pemuda di kota Pematangsiantar ini.

Kegiatan ini, sambung dr Susanti merupakan upaya dari Pemerintah Pusat maupun daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

kegiatan ini dilengkapi dengan semua peralatan, gratis tanpa biaya apapun yang dibebankan kepada  seluruh peserta.

” Terimakasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemko Pematangsiantar yang telah mensupport kegiatan agar berjalan dengan baik. Kedepan, kegiatan yang sama akan tetap kita laksanakan. Tetap menjadi mitra yang baik bagi Lembaga Yuni Phea. Kegiatan ini akan kita laksanakan dengan baik dan tertib administrasi” tuturnya.

Kepada instruktur Lembaga Yuni Phea, Andilo berharap agar pelatihan ini selalu di monitor, sehingga peserta benar-benar mendapatkan hasil,  diaplikasikan dan meningkatkan perekenomian keluarga.

” Setelah pelatihan  nanti, peserta dapat mengapilkasikan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai menjadi lapangan pekerjaan” ujar ketua Pemuda Karya Nasional (PKN) ini .

Pelatihan  ini, lanjut Andilo bahwa dalam rangka mendukung Visi Misi Wali Kota dalam rangka mewujudkan Siantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas. ” Dengan pelatihan  ini, akan membuka lapangan pekerjaan, sehingga masyarakat Siantar menjadi sejahtera” sebut Andilo.

Pada kesempatan ini, dalam rangka ulang tahun PKN yang ke 5, yang jatuh pada 1 Oktober nanti, Andilo mengutarakan PKN Kota Pematangsiantar akan menggelar sejumlah kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.

Ia menambahkan selama ini PKN Kota Pematangsiantar tetap komitmen dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pelatihan-pelatihan yang telah dilakukan.

Dalam hal ini, Kepala BNN Kota Pematangsiantar Dr. Tuangkus Harianja, MM diberi kesempatan untuk melakukan sosialisasi pencegahan Narkoba kepada peserta.

Pada kesempatan ini, Ia mengajak peserta menjadi perpanjangan tangan dari BNN dalam memberantas Narkoba.

” Narkoba, bukan hanya menjadi urusan polisi, TNI dan BNN. Namun juga menjadi urusan masyarakat. Masyarakat punya tanggung jawab untuk memberantas Narkoba. Narkoba ini merupakan musuh negara.” tutup Ketua Harian DPP PKN ini.

Turut hadir, Mewakili Kepala Dinas Pendidikan kota Pematangsiantar, Babinsa/Bhabinkamtibmas, Jajaran pengurus LKP Yuni Phea Talpas AD Siahaan, SH, Parlaungan Simanjuntak, ST, Ferry H Silalahi, SH dan Erson Pardede selaku Tokoh Pemuda atau pengurus PKN kota Pematangsiantar. (Am)