Betor Milik Anggota FPI Tebingtinggi Dibakar OTK

Kondisi betor anggota FPI Tebingtinggi yang diduga dibakar OTK.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Becak motor (betor) milik salah seorang anggota ormas Forum Pembela Islam (FPI) Kota Tebingtinggi, Chairuddin (38) warga Jalan Flamboyan Lingkungan 6, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Jumat (22/2/2019) dini hari dibakar orang tak dikenal (OTK).

Menurut Chairuddin, jika sekira pukul 01.00 WIB, dirinya baru saja pulang dari berjualan dengan mengendarai Betor Honda Win 100 nomor polisi (nopol) BK 1262 CH.

“Setibanya di depan rumahnya, sayalangsung memarkirkan betornya di samping rumah. Selanjutnya langsung masuk ke dalam rumah untuk beristirahat tidur,” sebutnya

Tak berapa lama, Chairuddin mendengar ada suara sepeda motor melintas di depan rumahnya. Namun seketika suara motor tidak terdengar lagi. Merasa curiga, Chairuddin kemudian langsung melihat keluar dari jendela dalam rumahnya.

Ketika melihat kondisi di sekitar rumah dari jendela, Chairuddin tidak ada melihat orang. Diri nya pun masuk kembali ke kamar untuk tidur.

Sekira pukul 02.30 WIB, keponakan korban bernama Endang (25) saat itu kebetulan sedang menginap di rumah, mencium adanya bau terbakar. Ini membuat Endang langsung bangkit dari tidurnya untuk memastikan asal dari bau tersebut.

STNK betor yang dibakar OTK.

Dari jendela, Edanng mencium asal bau itu dan terkejut melihat betor milik pamanya sudah terbakar. Dengan sigap, Endang langsung membangunkan pamannya, karena takut api dari bettor menjalar ke bagian dinding rumah.

Spontan, korban bersama istri dan keponakannya langsung memadamkan api dengan cara menyiram menggunaka air.

Merasa keberatan betornya dibakar OTK, Chairuddin langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Padang Hilir, Jumat(22/2/2019) sekira pukul 08.00 WIB.

Selanjutnya Kapolsek Padang Hilir, AKP  David Sinaga, bersama personilnya dibantu Tim Inafis Polres Tebingtinggi langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) . Setibanya di lokasi, petugas langsung menggelar olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi.

AKP David Sinaga membenarkan adanya 1 unit betor milik anggota FPI yang diduga dibakar OTK. Menurutnya, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas.

“Petugas sudah memasang  garis polisi (police line) agar warga tidak bisa masuk ke lokasi kejadian,” sebut Kapolsek. (purba)