Bocah 5 Tahun Tewas Mengapung di Sungai Aek Sakkur

Warga saat mengevakuasi jenazah korban dari Sungai Aek Sakkur.

Asahan, Lintangnews.com | Seorang bocah laki-laki bernama Fitra (5) warga Desa Buntu Maraja Dusun 4, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan yang merupakan anak dari pasangan Sahzendra (30) dan Rika (28) ditemukan warga dalam kondisi tewas mengapung di sungai.

Informasi yang dihimpun korban sebelumnya dinyatakan hilang saat mandi bersama teman-temannya di aliran pemandian alam Sungai Aek Sakkur, Desa Buntu Maraja, Kecamatan Bandar Pulau, Minggu (6/1/2019) siang.

Dalam pencarian jasad anak laki-laki itu, warga yang berupaya mencari akhirnya ditemukan sekira pukul 15.30 WIB dan tidak jauh dari lokasi pemandian.

Warga secara spontan langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka untuk dimakamkan.

Warga melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Aek Sakkur.

Menurut keterangan Kepala Desa (Kades) Buntu Maraja, Sahzen Marpaung mengatakan, korban dikabarkan mandi-mandi di Sungai Aek Sakkur meskipun belum pandai berenang. Namun tiba-tiba korban terbawa arus mengarah ke tengah dan tenggelam.

“Korban tenggelam karena tak bisa berenang. Lalu warga melakukan pencarian dan menemukan telah meninggal dunia, selanjutnya membawa ke rumah duka,” ujar Sahzen.

Dirinya juga memintar agar warga selalu mengontrol anak-anaknya bila ingin mandi di Sungai Aek Sakkur. Sebab, kondisi sungai sangat berbahaya bagi anak-anak.

“Kejadian ini sudah sering terjadi, sehingga diperlukan pengawasan maksimal dari para orang tua,” himbau Sahzen. (heru)