BPN Siantar Serahkan Secara Simbolik 300 Sertifikat Tanah Warga

Sejumlah warga foto bersama dengan Kakanwil BPN Sumut, Bambang Priono, Kepala BPN Siantar, I Wayan Suada dan Wali Kota, Hefriansyah.

Siantar, Lintangnews.com  | Kakanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara Bambang Priono, Wali Kota, Hefriansyah bersama Kapolres, AKBP Heribertus Ompusunggu dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan secara simbolik 300 sertifikat tanah warga Siantar, pada a pencanangan zona integritas eksternal Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Siantar, Kamis (17/1/2019) di Gedung Aula Sugiono Mako Brimob Subden 2B.

Hefriansyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPN Siantar, atas upaya dan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ini dibuktikan kantor BPN Siantar di tahun 2018 melalui program PTSL telah menyelesaikan 3.500 sertifikat hak milik tanah yang tersebar di 26 Kelurahan termasuk 100 bidang sertifikat tanah UMK dan 10 sertifikat tanah wakaf.

“Dan awal tahun 2019 ini juga diserahkan kepada masyarakat untuk 300 sertifikat bidang tanah,” sebut Wali Kota.

Hefriansyah mengatakan, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang merupakan salah satu program BPN terbukti membantu Pemko Siantar mengetahui secara detail kepemilikan tanah persil yang dimiliki masyarakat. Hal itu memberikan kepastian hukum terhadap tanah yang dimiliki masyarakat, sehingga peneri¬ma sertifikat memiliki kepastian hukum atas tanahnya.

Wali Kota juga berharap, untuk program 2019 yang akan dilaksanakan BPN dapat lebih baik dan bermanfaat buat masyarakat. Me nurutnya, semoga kerja sama dan koordinasi ini dapat ditingkatkan demi mensejahterakan masyarakat Indonesia terkhusus masyarakat di Siantar.

“Dengan sejahteranya masyarakat Siantar ini berarti terwujud lah Kota Siantar yang Semakin Mantap,Maju dan Jaya,” tandasnya.

Sementara itu, Bambang Priono mengatakan, kehadirannya ini untuk memastikan sertifikat tanah yang dibagikan sampai kepada pemiliknya. Ia mengungkapkan, sebagai pegawai di BPN akan bahagia jika dapat membantu masyarakat menyelesaikan surat tanah.

“Dengan menerima sertifikat tanah, berarti warga Siantar sudah menjadi warga negara Indonesia yang baik. Semoga sertifikat ini dapat memberikan rasa aman, tenteram, dan kemantapan hati atas kepemilikan tanah,” harapnya.

Sebelumnya Kepala kantor BPN Siantar, I Wayan Suada dalam laporannya menyampaikan, pada tahun 2018 pihaknya memperoleh target sebanyak 3.500 bidang, dengan rincian 3.400 bidang PTSL dan 100 bidang UKM serta 1500 Peta Bidang Tanah, dengan realisasi yang dicapai hingga akhir tahun 2018 mencapai 100%.

“Acara penyerahan hasil program PTSL 2018 ini akan dibagikan 300 sertifikat dari 3.500 sertifikat yang telah selesai kepada 300 orang penerima sertifikat. Dengan rincian 280 orang penerima sertifikat PTSL, 10 orang penerima sertifikat UKM dan 10 orang penerima sertifikat tanah peribadatan atau wakaf,” paparnya..

BPN Siantar juga melaksanakan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

I Wayan Suada seraya berharap agar pencanangan ini dapat memberikan tambahan semangat bagi BPN. Karena pada tahun 2019, Siantar memperoleh target pensertifikatan tanah sebanyak 2.000 bidang tanah dengan rincian 1,650 bidang PTSL dan 350 bidang UKM, serta 1.000 peta bidang tanah. untuk pelaksanaan pensertifikatan tanah tahun 2019 ini. (elisbet)