Humbahas, Lintangnews.com | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor menghadiri rapat koordinasi (rakor) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Utara, Kamis (25/8/2022) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman No 41 Kota Medan.
Rakor dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, para Bupati dan Wal iKota.
Dalam sambutannya, Edy menyampaikan langkah-langkah pengendalian inflasi di Sumut. Edy menyoroti tekanan inflasi Sumut yang meningkat, secara tahunan sebesar 5,62 persen lebih tinggi dari inflasi nasional 4,94 persen. Dimana faktor yang mempengaruhi, diantaranya peningkatan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan angkutan udara.
“Diharapkan, masing-masing daerah dapat meningkatkan potensi wilayahnya, sehingga inflasi dapat ditekan. Kalau di satu daerah gak bisa cabe merah, mungkin cabe rawit bisa. Bawang putih tak bisa, mungkin bawang merah bisa,” sebutnya.
Gubsu juga mengapresiasi keberhasilan Humbahas meningkatkan pertanaman bawang merah. “Bawang merah kita sekarang sudah 70,89 persen, dari 30,4 persen, saat ini sudah 70 persen. Ini Humbahas hadir, cepat-cepat produksi bawang merah, jika tidak susul terus,” paparnya.
Ditambahkan, masing masing daerah tidak harus semua komoditi bisa disiapkan, tetapi harus melihat potensi wilayahnya. Seperti bawang putih, di beberapa daerah memang susah tumbuhnya.
“Bawang putih susah ya. Kalau bawang putih tak bisa, ya sudah, Provinsi saja sedang berusaha. Ini sudah berhasil Humbahas,” kata Gubsu setelah melihat data dan seketika juga disambut dengan tepuk tangan dari peserta rakor. (JS)



