Gamat Sumut Resmi Dibentuk, Aktivis Eksponen 66 Siap Berantas Mafia Tanah

Jansen Leo Siagian sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Gamat Sumut dan sejumlah pengurus melakukan audiensi dengan Kepala BPN Sumut, Askani.

Medan, Lintangnews.com | Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Anti Mafia Tanah (Gamat), Riyanta secara resmi telah membentuk kepengurusan DPW Gamat Provinsi Sumatera Utara, Jumat (19/8/2022) lalu.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan ini telah memberikan mandat kepada Jansen Leo Siagian yang juga merupakan Aktivis Eksponen 66 sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina untuk membentuk kepengurusan DPW Sumut.

Jansen mengatakan, awal pembentukan Gamat Sumut berangkat dari persoalan kasus penyerobotan lahan Kelompok Tani (Poktan) Rampah di Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

“Pembentukan DPW Gamat ini berawal dari kasus Poktan Rampah, dimana ada sekitar 953 hektar lahan tanah warga yang diserobot PT Soeloeng Laoet (SL) dan dijadikan sebagai tanah Hak Guna Usaha (HGU). Itu (kasus) sudah saya tangani sejak Oktober tahun 2021 lalu,” ujar Jansen ketika dikonfirmasi awak media, Jumat (26/8/2022).

Terkait perkembangan kasus Poktan Rampah, Leo mengaku, sudah melaporkan kasus t ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN), Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) bahkan Presiden RI, Joko Widodo.

”Jadi sudah kita telusuri dan jajaki ke berbagai pihak. Mudah-mudahan akan ada penyelesaian, nanti tinggal melengkapi alas hak warga Poktan Rampah. Kita juga sudah minta agar HGU PT SL dibatalkan,” ucap Jansen optimis.

Dia menegaskan, saat ini Gamat Sumut hanya fokus kerja untuk menuntaskan persoalan Poktan Rampah. Dan setelah persoalan itu selesai, pihaknya akan terbuka untuk umum dalam menerima laporan-laporan pengaduan masyarakat yang menjadi korban praktek mafia tanah di Sumut.

“Nanti akan kita bentuk Gamat hingga ke seluruh Kabupaten/Kota di Sumut,” paparnya.

Koordinator Wilayah Sedulur Jokowi Sumut ini juga menjelaskan, kehadiran pihaknya merupakan bentuk dukungan organisasinya kepada pemerintah untuk melakukan pemberantasan mafia tanah, khususnya di Sumut.

Sebelumnya Jansen juga mengaku, pihaknya telah melakukan audiensi ke Kepala BPN Sumut terkait rencana pembentukan Gamat Sumut tersebut. “Kita sudah audensi dengan pak Askani (Kepala BPN Sumut) untuk rencana pembentukan Gamat Sumut. Dan beliau mendukung sekali,” sebutnya.

Menurut Jansen, kepengurusan Gamat Sumut segera akan mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari DPP DPP Gamat. Pihaknya juga sedang mengagendakan untuk acara pelantikan.

“Saat ini (kepengurusan) baru terbentuk, secepatnya akan mendapatkan SK. Berikutnya, menyusun program kerja kedepan, tentunya dengan terus berkordinasi ke pihak BPN Sumut untuk memberikan dukungan pemberantasan mafia tanah,” pungkasnya.

Berikut ini susunan lengkap kepengurusan Gamat Sumut:

Ketua Dewan Pembina, Benny Pasaribu, Wakil Ketua, Jansen Leo Siagian, Sekretaris, Letkol TNI (Purn) Tamrin Hasibuan, Anggota Moh Yasser Arh dan Syah Irwan Pergulaan.

Ketua Dewan Penasehat, Sri Yunanto, Wakil Ketua Dewan, Leonardo Sirait, Sekretaris, Oscar Siagian, Anggota Suroso Senayan dan Rusli Silau Rakyat.

Ketua Dewan Pengawas, Perlly Yusuf, Wakil Ketua, Johan Merdeka, Sekretaris, Jhonny Gurning, Anggota Darmansyah Pohan dan Saibun.

Ketua, Musannif Saragih, Wakil Ketua I , Moh Yasser, Wakil Ketua II, Widodo, Ketua Bidang OKK, Uba Simarmata, Ketua Bidang Hukum/Advokasi , Alamsyah, Ketua Bidang Kajian Agraria, Japrial Dian, Ketua Bidang Investigasi/Klarifikasi, Johan Merdeka, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, Pahala Tobing, Ketua Bidang Hubungan Internasional, Tamrin Hasibuan, Ketua Bidang Humas, Jannes Simanjuntak, Ketua Bidang Media, Ahmad Fuad Siregar, Ketua Bidang Litbang, Wilson Daulay, Sekretaris, Sipa Munthe, Wakil Sekretaris, Sondang Kristin S, Bendahara, Juliana Tanjung, Wakil Bendahara, Murni Lidiawaty Nasution, Kepala Sekretariat Perkantoran, Pipin Hutagaol,serta anggota, Saibun, Rusli dan Budiono. (Edo)